Kompas TV nasional sapa indonesia

Rangkap Jabatan Direksi di Tubuh BUMN, Refly Harun: Ini Pintu Tambah Pendapatan

Minggu, 15 Desember 2019 | 21:33 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir tertawa lepas usai menyebut nama salah satu cucu usaha Garuda Indonesia yang masuk daftar sorotan Kementerian BUMN. Selain kasus penyelundupan motor Harley dan sepeda mewah Brompton yang berujung pemecatan Dirut Garuda Ari Askhara. Kementerian BUMN kini akan membenahi rangkap jabatan di perusahaan pelat merah.

Sebelum diberhentikan dari jabatan dirut Garuda Ari Askhara tercatat menjadi Komisaris Utama di 6 anak dan cucu usaha. Tak hanya di Garuda Indonesia sejumlah perusahaan pelat merah lainnya juga memiliki rausan anak-cucu usaha di BUMN.

Baca Juga: Erick Thohir Mengkaji Ketentuan Rangkap Jabatan Anak Cucu Perusahaan BUMN

Pertamina misalnya perusahaan ini memiliki 22 unit anak usaha dan 120 cucu hingga cicit usaha. Lalu ada PLN yang menaungi 11 anak usaha serta 39 cucu dan cicit usaha. Direktur Riset Indef Berly Martawardaya mengungkap perlunya aturan tegas soal rangkap jabatan demi mencegah konflik kepentingan. 

Bersih-bersih di tubuh BUMN terus digencarkan kepemimpinan Erick Thohir. Publik berharap bersih-bersih BUMN mampu mendongkrak kinerja unit usaha penopang keuangan negara ini lebih sehat.

Baca Juga: Kaget Ari Askhara Jadi Komisaris di 6 Anak dan Cucu Garuda, Erick Thohir: Tidak Sehat!

Rangkap jabatan tak selalu bermakna negatif tapi ada syaratnya. Sejumlah peraturan perundang-undangan telah mengatur jika rangkap jabatan tidak boleh dilakukan pada bidang usaha sejenis demi menghindari konflik kepentingan. Lantas apa langkah pemerintah dengan terungkapnya rangkap jabatan mantan Direktur Utama Garuda Ari Askhara di sejumlah bidang usaha yang sama?

Untuk membahasnya sudah hadir Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade. Dan pakar hukum tata negara yang juga Komisaris Utama PT Pelindo I Refly Harun.

#RangkapJabatan #BUMN #DireksiBUMN
 

Editor : Imanuel Gilang Krisjanuar



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Kampanye Pemilu Versus Perwali Samarinda

Minggu, 27 September 2020 | 04:15 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:21
PM INDIA NARENDRA MODI JAMIN KAPASITAS PRODUKSI VAKSIN VIRUS KORONA TAK AKAN TERBATAS DAN EKSKLUSIF   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT SEKTOR PARIWISATA DIFOKUSKAN UNTUK WISATAWAN DOMESTIK HINGGA AKHIR 2020   KEMENTERIAN ESDM OPTIMISTIS TARGET 1 JUTA PEMASANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ATAP TERCAPAI   KEMENTERIAN ESDM DORONG PENGEMBANGAN PROGRAM “RENEWABLE ENERGY BASED INDUSTRY” MELALUI PLTA SKALA BESAR   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DUKUNG KONSER DANGDUT YANG DIGELAR WAKIL KETUA DPRD KOTA TEGAL DIPROSES HUKUM   POLRI COPOT KAPOLSEK TEGAL SELATAN TERKAIT KONSER DANGDUT YANG DISELENGGARAKAN WAKIL KETUA DPRD TEGAL   IMBAS MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI, PIMPINAN KPK AKAN MELAKUKAN EVALUASI SISTEM KEPEGAWAIAN KPK   WAKIL KETUA KOMISI III DPR AHMAD SAHRONI MEMINTA MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI KPK TAK PERLU DIBESAR-BESARKAN   BALEG DPR SEBUT SANKSI PIDANA TAK DIBAHAS DALAM KLASTER KETENAGAKERJAAN RUU CIPTA KERJA   KONTRAS KECAM PENGANGKATAN DUA ANGGOTA EKS TIM MAWAR SEBAGAI PEJABAT KEMENHAN   GEDUNG DITUTUP SELAMA TIGA HARI, BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA TEGASKAN TAK ADA PEGAWAI POSITIF COVID-19   IKATAN DOKTER INDONESIA SEBUT HINGGA SAAT INI TERDAPAT 123 DOKTER MENINGGAL DUNIA SELAMA PANDEMI   JADI KLASTER COVID-19, PEMKAB BANYUMAS AKAN MELAKUKAN TES USAP TERHADAP SANTRI DI SEMUA PONDOK PESANTREN   SEKOLAH TATAP MUKA MASUK TAHAP FINALISASI, WALI KOTA SURABAYA SEBUT GURU & SISWA HARUS MELAKUKAN TES USAP