HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas petang

Dampak Banjir Solok Selatan, Warga Belum Terima Bantuan

Sabtu, 14 Desember 2019 | 19:58 WIB

Penanganan banjir di Solok Selatan, Sumatera Barat. Wilayah Lubuk Olang Aling sampai saat ini belum tersentuh bantuan, karena sulitnya akses ke lokasi. Ratusan rumah juga masih terendam banjir.
Visual ini memperlihatkan tingginya luapan sungai batang hari, hingga membuat jembatan rusak dan tidak bisa dilalui. Saat ini warga yang terdampak banjir mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena rumah mereka banyak yang rusak dan roboh. Untuk bisa keluar permukiman, warga harus menaiki perahu dan dihadapkan dengan derasnya aliran sungai batang hari.
Banjir Solok Selatan juga menghanyutkan sejumlah rumah warga. Mereka juga sulit keluar dari permukiman karena lokasi yang dikelilingi Sungai Batang hari.

Untuk wilayah yang belum tersentuh bantuan, Pemkab Solok Selatan sudah menyiapkan tim. Dan berangkat hari ini menujuh lokasi Lubuk Olang Aling.
Sementara itu, akses ke lokasi Jorong Sungai Pangku dan Pakan Raba lumpuh karena jembatan terputus.

Badan jembatan tenggelam dalam derasnya arus sungai. Kegiatan warga terganggu, salah satunya aktivitas belajar. Sekolah meliburkan siswanya karena belum ada akses untuk menyeberang.
Peristiwa banjir di Solok Selatan, menyebabkan satu orang meninggal. Seorang anak balita terbawa arus sungai, dan sempat diselamatkan warga. Namun ia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Pemerintah Solok Selatan berjanji membantu warga, sampai ke daerah terisolasi dan sulit dijangkau.
Warga yang sudah tidak terdampak banjir mulai membersihkan rumahnya dari sisa-sisa lumpur. Warga berharap adanya pelebaran muara dan normalisasi sungai untuk mencegah banjir. Karena mereka sering menjadi korban banjir.

#BanjirSolokSelatan #Banjir #SolokSelatan

Editor : Novian Zainul Arifin



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
21:57
PEMPROV BENGKULU BUAT APLIKASI E-NGADU UNTUK BERANTAS KORUPSI, IDENTITAS PELAPOR DIRAHASIAKAN   KPK MENGAPRESIASI PEMPROV JABAR DALAM MENETAPKAN DATA PENERIMA BANTUAN SOSIA TAHAP DUA   MENDESA ABDUL HALIM ISKANDAR MENYATAKAN 97 PERSEN DESA TELAH SALURKAN BLT DANA DESA   KEMENTERIAN PPPA: PAPARAN RADIKALISME DAN AJARAN TERORISME DAPAT MEMBUAT ANAK KELIRU PAHAMI AGAMA    KEMENKES: JUMLAH ANGGARAN INSENTIF TENAGA KESEHATAN SUDAH TEREALISASI SEBESAR RP 278 MILIAR    KEMENKES KLAIM TELAH MEMBERIKAN INSENTIF PADA 166.029 ORANG TENAGA KESEHATAN    DINKES JABAR MINTA ORANGTUA UTAMAKAN PENCEGAHAN KORONA TERHADAP ANAK SELAMA MASA "NEW NORMAL"   PSBB TRANSISI, PEMPROV DKI IZINKAN GELANGGANG REKREASI DAN OLAHRAGA BEROPERASI KEMBALI MULAI 12 JULI 2020   JAM OPERASIONAL TRANSPORTASI UMUM DI KOTA TANGERANG DIPERPANJANG DARI PUKUL 20.00 WIB MENJADI 22.00 WIB   HINGGA 8 JULI 2020, DINKES KOTA BEKASI MENYATAKAN DELAPAN RW MASIH BERADA DI ZONA MERAH KORONA   9 KARYAWAN POSITIF KORONA, PABRIK PENGOLAHAN KAYU DI PROBOLINGGO, JATIM, DITUTUP & 3.600 PEKERJA DIRUMAHKAN   PEMKOT JAKTIM AKAN TANDAI HEWAN KURBAN YANG TAK LAYAK DENGAN "PYLOX" WARNA MERAH   JELANG IDUL ADHA, PEMKOT JAKTIM IMBAU WARGA TAK POTONG HEWAN KURBAN DI WILAYAH ZONA MERAH KORONA   WAPRES MA'RUF AMIN NILAI PENDIDIKAN DARING SELAMA PANDEMI TAK OPTIMAL KARENA TERKENDALA JARINGAN INTERNET