Kompas TV klik360 cerita indonesia

OSO Tolak Permintaan Jokowi di Wantimpres

Jumat, 13 Desember 2019 | 21:15 WIB

Semula nama Oesman Sapta Odang atau yang lebih akrab dipanggil OSO, masuk dalam jajaran daftar nama Wantimpres 2019-2024. Namun ternyata tawaran ini ditolak OSO karena alasan tertentu. Usai pelantikan Wantimpres di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/12/2019), Jokowi ungkap alasan kenapa OSO tak jadi di Wantimpres.

Presiden sampaikan Oesman Sapta Jumat pagi menyampaikan ke Mensesneg Pratikno bahwa dirinya lebih mencintai partai sehingga tidak mau dan mundur dari Wantimpres. Meski begitu OSO menilai, tawaran itu merupakan penghargaan besar dari Presiden Jokowi kepada dirinya.

Di samping itu, meski dia menolak, ke depan Partai Hanura tetap akan berkoalisi dengan pemerintah. OSO mengaku berterima kasih kepada Jokowi yang sudah mengajaknya untuk menjadi anggota Wantimpres. Namun karena ada persyaratan tak boleh aktif di partai, dirinya memutuskan untuk menolak tawaran itu.

Adapun Presiden Jokowi telah melantik 9 orang Wantimpres, untuk kepemimpinan 2019-2024. Wantimpres yang dipilih Jokowi, datang dari berbagai latar belakang. Diantaranya ada dari mantan menteri, mantan gubernur,  pengusaha, ulama, hingga politikus negeri.

Editor : Yuilyana



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Kampanye Pemilu Versus Perwali Samarinda

Minggu, 27 September 2020 | 04:15 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:36
MAIN BOARD GAME BARENG KELUARGA, DISKON 30% ALL PRODUCTS DI GERAI.KOMPAS.ID AKSES KLIK.KOMPAS.ID/MAINDIRUMAH    WEEKEND SERU DI RUMAH! DISKON 30% ALL PRODUCTS DI GERAI.KOMPAS.ID AKSES KLIK.KOMPAS.ID/MAINDIRUMAH    SEJUMLAH PEMIMPIN AMERIKA LATIN DESAK PBB UNTUK MEMBERIKAN AKSES GRATIS VAKSIN VIRUS KORONA   AKSES DI ALUN-ALUN KOTA TEGAL DITUTUP SEMENTARA PASCAKONSER DANGDUT DI TENGAH PANDEMI   WALI KOTA TEGAL DEDY YON SUPRIYONO MENGAKU TAK TAHU KEBERADAAN PANGGUNG DANGDUT DI HAJATAN WAKIL KETUA DPRD    KAPOLDA PAPUA: TIM GABUNGAN TNI-POLRI YANG SEDANG OLAH TKP DI HIPADIPA DITEMBAKI KKB, TIDAK ADA KORBAN JIWA   POLESTABES MEDAN UNGKAP SINDIKAT PEREDARAN 7 KG SABU, DUA TERSANGKA DITANGKAP DAN 1 PELAKU DITEMBAK MATI   POLRI: PENGUSAHA ANGKUTAN UMUM HARUS PATUHI PROTOKOL KESEHATAN TENTANG KAPASITAS PENUMPANG 50 PERSEN   DITLANTAS POLDA METRO JAYA DAN DINAS PERHUBUNGAN AKAN LAKUKAN OPERASI YUSTISI DENGAN MENYASAR ANGKUTAN UMUM    POLISI UNGKAP 10 TERSANGKA KLINIK ABORSI MASING-MASING BERPERAN SEBAGAI PEMILIK, TIM MEDIS, CALO, DAN PASIEN   POLDA METRO JAYA GELAR REKONSTRUKSI KASUS ABORSI DI JAKARTA PUSAT DENGAN 63 ADEGAN YANG DILAKUKAN PARA TERSANGKA   POLISI UNGKAP PERAN CALO KLINIK ABORSI JAKARTA PUSAT DENGAN PASANG IKLAN DI SITUS WEB DAN MENDAPAT IMBALAN 50 PERSEN   KAKORLANTAS POLRI SEBUT TERMINAL DAN PUL BUS MENJADI SALAH SATU LOKASI YANG SERING TERJADI KERUMUNAN    POLISI PERIKSA 10 SAKSI DALAM KASUS KONSER DANGDUT DI KOTA TEGAL DAN ADA DUGAAN UNSUR TINDAK PIDANA