Kompas TV nasional sapa indonesia

Polemik Ujian Nasional Dihapus, DPR Akan Bahas Bersama Nadiem Makarim Besok

Rabu, 11 Desember 2019 | 22:25 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim menetapkan empat program pembelajaran nasional. Nadiem menyebut empat program ini sebagai kebijakan pendidikan "Merdeka Belajar". 

"Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional ( UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi," ujar Nadiem di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019). 

"Empat program pokok kebijakan pendidikan tersebut akan menjadi arah pembelajaran ke depan yang fokus pada arahan Bapak Presiden dan Wakil Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia," tutur Nadiem.

Pendiri Go-Jek ini lantas menjelaskan rincian empat program yang ditetapkannya. Pertama, arah kebijakan baru penyelenggaraan USBN, pada tahun 2020 akan dilakukan dengan ujian yang diselenggarakan hanya oleh sekolah. 

Ujian tersebut dilakukan untuk menilai kompetensi siswa yang dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian lainnya yang lebih komprehensif, seperti portofolio dan penugasan, baik itu tugas kelompok, karya tulis, maupun sebagainya.

Benarkah ujian nasional selama ini adalah beban tekanan mental bagi siswa?

Lalu, apakah penghapusan ujian nasional menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter yang diumumkan Mendikbud Nadiem Makarim adalah pilihan terbaik meningkatkan kualitas hasil pendidikan saat ini?

Kita bahas bersama Pengamat Pendidikan Budi Trikorayanto di studio menara kompas saat ini.

#UNDihapus #UjianNasionalDihapus #2021UNHilang

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:00
18 TENAGA KESEHATAN RSUD 45 KUNINGAN, JAWA BARAT, POSITIF TERINFEKSI COVID-19   MANTAN KOMISIONER KPU WAHYU SETIAWAN DITUNTUT 8 TAHUN PENJARA TERKAIT KASUS HARUN MASIKU   MAHKAMAH AGUNG BELUM TERIMA SURAT PERMOHONAN PEMAKZULAN FAIDA SEBAGAI BUPATI JEMBER   SATGAS PENANGANAN COVID-19: KASUS BARU TERINFEKSI VIRUS KORONA MENCAPAI 1.679 PADA 3 AGUSTUS 2020    POLDA JATIM SEBUT SUDAH ADA 15 TERDUGA KORBAN KASUS DUGAAN PELECEHAN SEKSUAL BUNGKUS KAIN JARIK   KAPOLRES LHOKSEUMAWE AKBP EKO HARTANTO TERKONFIRMASI POSITIF TERJANGKIT VIRUS KORONA    SATGAS PENANGANAN COVID-19: ANGKA KEMATIAN AKIBAT VIRUS KORONA DI INDONESIA SEMAKIN MENURUN    PENGADILAN TINGGI DKI JAKARTA KUATKAN VONIS TIPIKOR PADA PN PUSAT KEPADA MANTAN DIRUT GARUDA EMIRSYAH SATAR   KAPOLDA METRO JAYA: PEREDARAN NARKOBA SAAT PANDEMI KORONA SAAT TINGGI   HONG KONG TUNDA PEMILU HINGGA 2021 AKIBAT PANDEMI COVID-19    GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL SEBUT PASIEN SEMBUH COVID-19 NAIK MENJADI 3.992 ORANG   PRESIDEN JOKOWI: ANGKA KEMATIAN DI INDONESIA LEBIH TINGGI 0,8 PERSEN DARIPADA KEMATIAN GLOBAL    PARTAI GERINDRA IKUT BERGABUNG DALAM GERBONG KOALISI PDI-P DI KOTA SOLO MENGUSUNG GIBRAN RAKABUMING RAKA   POLRESTABES PALEMBANG, SUMSEL, TAHAN DUA YOUTUBER PELAKU "PRANK" PAKET KURBAN BERISI SAMPAH