HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas malam

Indonesia Telan Kekalahan 3-0 Lawan Vietnam di Sea Games 2019

Rabu, 11 Desember 2019 | 09:46 WIB

Timnas U23 Indonesia kalah 0-3 dari Timnas U23 Vietnam pada laga final SEA Games 2019. Dengan demikian, Garuda Muda harus puas meraih medali perak cabang olahraga sepak bola. Laga timnas U23 Indonesia vs Vietnam digelar di Stadion Rizal Memorial, Selasa (10/12/2019) malam WIB. 

Tiga gol Vietnam pada laga tersebut dicetak oleh sundulan Doan Van Hau (39', 59'), dan Do Hung Dung (73'). Dengan hasil ini, timnas U23 Indonesia harus puas meraih medali perak cabor sepak bola SEA Games 2019. Sementara itu, Vietnam dipastikan mengalungi medali emas cabang olahraga sepak bola SEA Games 2019. Ini menjadi sejarah bagi Vietnam karena untuk kali pertama menyabet medali emas sepak bola dalam SEA Games.

Pada awal babak pertama, timnas U23 Indonesia mencoba menyerang lewat sisi sayap. Saddil Ramdani dan Asnawi Mangkualam yang melakukan overlap mencoba membuka peluang pertama bagi timnas U23 Indonesia. Namun, pergerakan keduanya masih mampu dihentikan barisan belakang Vietnam. Ancaman pertama timnas U23 Indonesia hadir pada menit ke-6 lewat situasi tendangan bebas. Eksekusi yang dilakukan oleh Zulafiandi mengarah ke gawang, namun masih bisa ditepis kiper Vietnam, Nguyen Van Toan, dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Pada menit ke-77, pelatih Vietnam, Park Hang-seo, diusir ke luar lapangan karena melakukan protes berlebihan. Sementara itu, timnas U23 mendapatkan peluang terbaik pada menit ke-81. Tidak hanya satu, dua kesempatan emas diperoleh oleh Egy Maulana Vikri dan Muhammad Rafli. 

Namun, kedua kesempatan itu mampu dimentahkan Nguyen Van Toan. Timnas U23 Indonesia terus berusaha mencetak gol pada menit-menit akhir laga. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhir pertandingan. Alhasil, timnas U23 Indonesia harus menyerah 0-3 dari Vietnam. Mimpi untuk mengulangi sejarah SEA Games 1991 pun musnah.

#IndonesiaVsVietnam #IndonesiaKalah #3-0

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru. 

Media social Kompas TV: 

Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV 

Instagram: https://www.instagram.com/kompastv 

Twitter: https://twitter.com/KompasTV 

LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
18:53
TABEA! AUDISI SUCI IX DI KOTA AMBON 28 FEBRUARI 2020, CAFE KAYU MANIS JL. SAM RATULANGI NO. 125, PUKUL 10.00-19.00 WIB   SAMPURASUN! AUDISI SUCI IX HADIR DI BANDUNG 28 FEBRUARI 2020, ENDEUS SPACE JL HASANUDIN NO. 28, PUKUL 10.00-19.00 WIB   DINAS SUMBER DAYA AIR DKI KERAHKAN 8.000 PETUGAS TANGANI BANJIR JAKARTA   PRESIDEN JOKO WIDODO SIAPKAN INSTRUMEN FISKAL UNTUK ATASI DAMPAK PENYEBARAN VIRUS KORONA TERHADAP PEREKONOMIAN   KETUA PANJA JIWASRAYA ARIA BIMA AKAN GELAR RAPAT PANJA GABUNGAN BAHAS PENYEHATAN ASURANSI JIWASRAYA   MENKO KEMARITIMAN DAN INVESTASI: PARIWISATA INDONESIA RUGI 500 JUTA DOLLAR AS KARENA VIRUS KORONA   MENKO KEMARITIMAN DAN INVESTASI: PROYEK KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG BISA TERTUNDA KARENA VIRUS KORONA   WABAH VIRUS KORONA DI KORSEL, ANGGOTA KOMISI IX DPR SALEH PARTAONAN: KESELAMATAN WNI HARUS DIPRIORITASKAN   KETUA TIM INFEKSI KHUSUS: TIGA PASIEN YANG DIISOLASI DI RS HASAN SADIKIN BANDUNG NEGATIF KORONA   KEMENTERIAN BUMN BANTAH AKAN SUNTIK ASURANSI JIWASRAYA RP 15 TRILIUN UNTUK MEMBAYAR KLAIM NASABAH   BPBD: BANJIR DI JABAR MELANDA KABUPATEN KARAWANG, BEKASI, DAN KOTA BEKASI   GUBERNUR JATIM INGATKAN PENERIMA DANA DESA TAHAP PERTAMA MEREALISASIKAN DANA DESA UNTUK KEGIATAN PADAT KARYA TUNAI   KAPOLDA METRO JAYA IRJEN NANA SUDJANA: 782 KELUARGA TERDAMPAK BANJIR DI PERIUK, KOTA TANGERANG   PEMKOT BEKASI SEBUT BANJIR DISEBABKAN DIBERHENTIKANNYA PROYEK NORMALISASI SUNGAI