HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 top 3 news

[TOP 3 NEWS] Temuan Baru Kasus Novel | Bea Cukai Soal Komponen Harley | Mahfud: Hukum Mati Koruptor

Rabu, 11 Desember 2019 | 09:34 WIB

Presiden Joko Widodo telah bertemu dengan Kapolri Jenderal Idham Azis terkait perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Dalam pertemuan Presiden dengan Kapolri yang berlangsung Senin (9/12/19), Kapolri menyampaikan adanya perkembangan baru kasus Novel Baswedan.

Kepada kapolri, presiden meminta kasus Novel bisa diungkap dalam waktu hitungan hari mengingat adanya temuan baru dalam kasus itu. Oleh karenanya, Jokowi mengaku tidak akan memberi tenggat waktu lagi bagi polri. Ia hanya ingin agar kasus yang telah terjadi sejak 2,5 tahun lalu ini bisa secepatnya menemukan titik terang.

Sebelumnya, Jokowi memberi tenggat waktu sampai awal Desember 2019 bagi polri untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel. Hal itu disampaikan Jokowi usai melantik Idham Azis sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Jumat  (1/10/19).

Dirjen Bea dan Cukai menyebut onderdil motor Harley Davidson dan sepeda Brompton yang dibawa dalam pesawat Garuda tidak memiliki surat kepabeanan. Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi membenarkan bahwa pesawat Garuda telah mengirimkan surat izin pemberitahuan pendaratan pesawat pada pihak bea cukai.

Garuda hanya mengirimkan surat izin pemberitahuan pendaratan pesawat pada pihak bea cukai. Namun, surat tersebut hanya mengonfirmasi soal kedatangan pesawat, beserta dengan daftar penumpang dan klaim tag, sementara kargo kepabeanan tertulis nihil, yang berarti seharusnya pesawat tidak boleh mengangkut barang atau kargo.

Heru memastikan yang bermasalah hanya keberadaan barang-barang tersebut di dalam pesawat, sementara urusan administrasi pesawat telah sesuai syarat.

Menko Polhukam Mahfud MD sepakat soal hukuman mati bagi koruptor. Mahfud mengatakan tak perlu lagi membuat instrumen baru yang mengatur hal itu bila serius akan diterapkan. Mahfud mengatakan, hukuman mati untuk koruptor memang sudah diatur dalam undang-undang tipikor sebelumnya.

Eks Ketua Mahkamah Konstitusi itu menyatakan, telah menyetujui gagasan untuk menghukum mati koruptor sejak lama, khususnya terhadap kasus korupsi besar yang terbukti dilakukan karena keserakahan.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:23
KPK MINTA MANTAN SEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG NURHADI KOOPERATIF PENUHI PANGGILAN KPK   KPK KEMBALI PANGGIL MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI SEBAGAI TERSANGKA DUGAAN SUAP PENGURUSAN PERKARA PERDATA, BESOK   KOMISI KESEHATAN NASIONAL TIONGKOK MENYATAKAN 36 PASIEN YANG TERINFEKSI VIRUS KORONA SEMBUH DAN DIPULANGKAN DARI RS   MENKES TERAWAN AGUS PUTRANTO BANTAH VIRUS KORONA SAMPAI KE INDONESIA   TIONGKOK GUNAKAN OBAT UNTUK PENGIDAP VIRUS HIV SEBAGAI PENANGANAN SEMENTARA PASIEN TERINFEKSI VIRUS KORONA    KEPALA SEKRETARIAT PRESIDEN HERU BUDI HARTONO MINTA PEMPROV DKI JAKARTA TIDAK BERPOLEMIK DALAM MENANGANI BANJIR   ANGGOTA BALEG DPR FIRMAN SOEBAGYO SEBUT "OMNIBUS LAW" AKAN DIBAHAS TERBUKA DAN MENDENGARKAN MASUKAN BERBAGAI PIHAK   BMKG MEMPREDIKSI CUACA EKSTREM AKAN MELANDA KEPULAUAN BANGKA BELITUNG SELAMA TIGA HARI KE DEPAN    SOAL KURSI WAGUB DKI JAKARTA, RIZA PATRIA: SEPENUHNYA SAYA SERAHKAN KEPADA TEMAN-TEMAN DI DPRD   RIZA PATRIA SIAP MUNDUR SEBAGAI ANGGOTA DPR JIKA TERPILIH MENJADI WAGUB DKI JAKARTA    CAWAGUB DKI JAKARTA RIZA PATRIA MENGAKU TIDAK ADA LOBI KHUSUS KEPADA ANGGOTA DPRD    GUBERNUR ANIES BASWEDAN KLAIM ANGKA KEMISKINAN DI DKI JAKARTA TERENDAH SE-INDONESIA DALAM 5 TAHUN TERAKHIR   SOAL BANJIR "UNDERPASS" KEMAYORAN, GUBERNUR ANIES BASWEDAN: PEMPROV DKI IKUT BANTU MESKI BUKAN KEWENANGANNYA   KEPALA TIM SIAGA BANJIR KOARMADA I PERKIRAKAN BANJIR DI "UNDERPASS" KEMAYORAN KERING MALAM INI JIKA TIDAK HUJAN