HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV TALKSHOW dua arah

Hukuman Diperingan, Koruptor Berjaya? - DUA ARAH (Bag4)

Selasa, 10 Desember 2019 | 18:11 WIB

Dua koruptor mendapatkan keringanan hukuman. Dalam putusan kasasi, Senin (2/12), Mahkamah Agung (MA) menyunat masa hukuman mantan menteri sosial, Idrus Marham, yang terjerat kasus suap PLTU Riau-1 dari semula lima tahun menjadi dua tahun penjara. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan grasi dengan alasan kemanusiaan kepada mantan Gubernur Riau, Annas Maamun, sehingga hukuman penjaranya berkurang satu tahun. Annas yang terjerat korupsi alih fungsi lahan semula diganjar tujuh tahun penjara oleh MA. Keringanan hukuman yang diberikan kepada koruptor sontak menuai kecaman. Selain mencederai rasa keadilan publik, keringanan hukuman akan melemahkan efek jera. Lantas, apakah cara pandang negara mulai melunak terhadap perkara korupsi dan cara penanganannya? 

#DUAARAH #Koruptor #HukumanKoruptor

 

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru. 

Media social Kompas TV: 
Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV 
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv 
Twitter: https://twitter.com/KompasTV 
LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
16:27
SENAT AS TOLAK 11 USULAN PERUBAHAN SIDANG PEMAKZULAN PRESIDEN DONALD TRUMP YANG DIAJUKAN FRAKSI DEMOKRAT   DITLANTAS POLDA METRO JAYA: SEBANYAK 57 KAMERA PENGAWAS AKAN DISEBAR UNTUK PENINDAKAN PENGENDARA MOTOR   DITLANTAS POLDA METRO JAYA TERAPKAN TILANG ELEKTRONIK UNTUK PENGENDARA SEPEDA MOTOR PADA AWAL FEBRUARI 2020    MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA KOMISI II DPR MENGUTAMAKAN PEMBAHASAN RUU OTONOMI KHUSUS PAPUA   PARTAI GERINDRA PASTIKAN MENGUSUNG PRADI SUPRIATNA SEBAGAI WALI KOTA DEPOK DALAM PILKADA 2020    MENAG FACHRUL RAZI TEGASKAN PIHAKNYA TAK BERENCANA MENGATUR TEKS KHOTBAH JUMAT DI MASJID   MENAG FACHRUL RAZI MINTA BANTUAN PRESIDEN JOKOWI LOBI RAJA ARAB AGAR MENAMBAH KUOTA HAJI INDONESIA 2020   SOAL DUGAAN PENYIKSAAN LUTFI ALFIANDI, KAROPENMAS DIVISI HUMAS POLRI: BIARKAN SIDANG BERJALAN HINGGA RAMPUNG DULU    SEJUMLAH KEPALA DAERAH MENGELUARKAN SURAT EDARAN UNTUK ANTISIPASI VIRUS KORONA YANG MENYEBABKAN PNEUMONIA    KOMISI D DPRD DKI MEMINTA REVITALISASI MONAS DITUNDA KARENA ADA PERSOALAN KEPATUHAN TERHADAP KEPPRES   MENKUMHAM YASONNA LAOLY IKUT KONPERS TIM HUKUM PDI-P, OMBUDSMAN: ADA POTENSI MALADMINISTRASI    TANGGAPI UNJUK RASA "OMNIBUS LAW", MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: UNDANG-UNDANG PASTI ADA YANG PROTES   WARGA TANJUNG PRIOK YANG GELAR UNJUK RASA DESAK MENKUMHAM YASONNA LAOLY MEMINTA MAAF DALAM KURUN 2X24 JAM   TERDAKWA KEPEMILIKAN SENJATA API, KIVLAN ZEN, JALANI SIDANG LANJUTAN DI PN NEGERI JAKPUS