HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV TALKSHOW rosi

Khilafah Akhir Zaman Tak Perlu AD/ART & Ormas - ROSI

Jumat, 6 Desember 2019 | 22:30 WIB

Perdebatan tentang definisi khilafah tidak menemui titik tengah. Hamka Haq, Guntur Romli dan Haikal Hassan masih terus mendebatkan definisi khilafah yang ada di AD/ART FPI.

Haikal Hassan bersikukuh bahwa khilafah yang diinginkannya adalah sebuah khilafah di akhir zaman. Hamka Haq setuju dengan khilafah akkhir zaman, tapi baginya itu tak sejalan dengan visi misi FPI yang tertera di AD/ARTD. Dan masalah lainnya ialah konsep Uni Islam, yang digadang-gadang Haikal Hassan, karena menurutnya sudah ada OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) yang memiliki fungsi yang sama dengan Uni Islam, sehingga tak perlu lagi lembaga baru, yang dikonsepkan sebagai khilafah

Sejalan dengan Hamka Haq, Guntur Romli juga menyatakan bahwa sejatinya tidak memerlukan AD/ART dan ormas untuk mengusahakan terwujudnya khilafah akhir zaman.

Mengapa terdapat jurang pemahaman khilafah yang begitu berbeda?

Berikut cuplikan dialog Rosianna Silalahi bersama Guntur Romli (Politisi Partai Solidaritas Indonesia), Haikal Hasan (Jubir PA 212), Hamka Haq (Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), Sugito Atmo Prawiro (Ketua Bantuan Hukum Front Pembela Islam), dan Mardani Ali Sera (Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera) dalam tayangan ROSI eps Berdialog dengan Pengusung Khilafah, tayang 5 Desember 2019, di Kompas TV. Independen Tepercaya

Tayangan selengkapnya dapat disaksikan di https://www.youtube.com/watch?v=L4FE4Ig7K4g&t=249s

Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program ROSI setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB hanya di @kompastv

Dan follow akun Instagram talkshow ROSI @rosi_kompastv

juga Twitter di @Rosi_KompasTV

 

#TalkshowRosi #RosiKompastv #ProKontraKhilafah

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:28
KPK MINTA MANTAN SEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG NURHADI KOOPERATIF PENUHI PANGGILAN KPK   KPK KEMBALI PANGGIL MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI SEBAGAI TERSANGKA DUGAAN SUAP PENGURUSAN PERKARA PERDATA, BESOK   KOMISI KESEHATAN NASIONAL TIONGKOK MENYATAKAN 36 PASIEN YANG TERINFEKSI VIRUS KORONA SEMBUH DAN DIPULANGKAN DARI RS   MENKES TERAWAN AGUS PUTRANTO BANTAH VIRUS KORONA SAMPAI KE INDONESIA   TIONGKOK GUNAKAN OBAT UNTUK PENGIDAP VIRUS HIV SEBAGAI PENANGANAN SEMENTARA PASIEN TERINFEKSI VIRUS KORONA    KEPALA SEKRETARIAT PRESIDEN HERU BUDI HARTONO MINTA PEMPROV DKI JAKARTA TIDAK BERPOLEMIK DALAM MENANGANI BANJIR   ANGGOTA BALEG DPR FIRMAN SOEBAGYO SEBUT "OMNIBUS LAW" AKAN DIBAHAS TERBUKA DAN MENDENGARKAN MASUKAN BERBAGAI PIHAK   BMKG MEMPREDIKSI CUACA EKSTREM AKAN MELANDA KEPULAUAN BANGKA BELITUNG SELAMA TIGA HARI KE DEPAN    SOAL KURSI WAGUB DKI JAKARTA, RIZA PATRIA: SEPENUHNYA SAYA SERAHKAN KEPADA TEMAN-TEMAN DI DPRD   RIZA PATRIA SIAP MUNDUR SEBAGAI ANGGOTA DPR JIKA TERPILIH MENJADI WAGUB DKI JAKARTA    CAWAGUB DKI JAKARTA RIZA PATRIA MENGAKU TIDAK ADA LOBI KHUSUS KEPADA ANGGOTA DPRD    GUBERNUR ANIES BASWEDAN KLAIM ANGKA KEMISKINAN DI DKI JAKARTA TERENDAH SE-INDONESIA DALAM 5 TAHUN TERAKHIR   SOAL BANJIR "UNDERPASS" KEMAYORAN, GUBERNUR ANIES BASWEDAN: PEMPROV DKI IKUT BANTU MESKI BUKAN KEWENANGANNYA   KEPALA TIM SIAGA BANJIR KOARMADA I PERKIRAKAN BANJIR DI "UNDERPASS" KEMAYORAN KERING MALAM INI JIKA TIDAK HUJAN