Kompas TV TALKSHOW rosi

Ide Presiden Kembali Dipilih MPR, Era Orba Kembali Benarkah? - ROSI

Minggu, 1 Desember 2019 | 00:09 WIB

Usulan Presiden kembali dipilih MPR sempat ramai diperbincangkan, bahkan menjadi kontroversi banyak pihak.  Usulan itu datang usai pertemuan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj, di kantor PBNU, Rabu 27 November lalu.

Dalam kunjungan pimpinan MPR yang diketuai oleh Bambang Soesatyo ke PBNU, muncul wacana untuk mengembalikan pemilihan presiden & wakil presiden kepada MPR. Menurut PBNU, pemilihan presiden yang dilakukan secara langsung memiliki biaya yang sangat tinggi. "Pilpres langsung itu high cost, terutama cost sosial," ujar Said. Merespon hal ini, banyak pihak yang khawatir, jika ide presiden kembali dipilih oleh MPR, akan membawa Indonesia ke orde baru.

Bagaimana Rocky Gerung & M. Qodari melihat hal itu? Apakah mereka setuju jika presiden kembali dipilih MPR? Benarkah ide pemilihan presiden oleh MPR ingin mengembalikan orde baru? Temukan jawabannya di video ini.

Dan saksikan dialog selengkapnya di https://www.youtube.com/watch?v=1klOk1ABQt8

 

#ROSI #ROSIKompasTV #Presiden

 

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV.

Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media social Kompas TV:

Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV

Instagram: https://www.instagram.com/kompastv

Twitter: https://twitter.com/KompasTV

LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV

Penulis : Novian Zainul Arifin



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:07
FILIPINA BERENCANA MENERAPKAN HUKUM CAMBUK BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN COVID-19   WHO: ADA VAKSIN COVID-19 TIDAK BERARTI NOL INFEKSI VIRUS KORONA   BANTAH "LOCKDOWN", PEMKOT SOLO: KITA HANYA MENGETATKAN DAN MEMBATASI AGAR TIDAK TERJADI PENULARAN COVID-19   SATGAS COVID-19 BANGKA BELITUNG MENCATAT 47 ANAK PANTI ASUHAN DAN PENGASUHNYA DI SUNGAILIAT POSITIF COVID-19   PEJABAT KEMENSOS DITANGKAP KPK, MENTERI JULIARI P BATUBARA: KAMI HORMATI & DUKUNG PROSES YANG BERLANGSUNG DI KPK   MENSOS JULIARI P BATUBARA MENGATAKAN PEJABAT YANG KENA TANGKAP TANGAN BERPANGKAT ESELON 3   PN KELAS 1A KHUSUS BANDUNG, JABAR, DITUTUP HINGGA 11 DESEMBER 2020 SETELAH 15 ORANG DINYATAKAN POSITIF COVID-19   SENIN PEKAN DEPAN, PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB DIJADWALKAN JALANI PEMERIKSAAN SEBAGAI SAKSI   KPK SEBUT PEJABAT KEMENSOS DITANGKAP TANGAN BERSAMA LIMA ORANG YANG DIDUGA TERKAIT KORUPSI BANSOS COVID-19   LIPI: UU OTONOMI KHUSUS BERHASIL BAGI PEMERINTAH, TETAPI GAGAL MENURUT RAKYAT PAPUA   MANTAN ARTIS CILIK, IBS, YANG DITANGKAP KARENA PENYALAHGUNAAN NARKOBA, KONSUMSI SABU SEJAK 2004   KAPOLRES JAKARTA SELATAN TETAPKAN MANTAN ARTIS CILIK IBS SEBAGAI TERSANGKA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA   IDI MENCATAT SEJAK MARET 2020, SEBANYAK 342 TENAGA KESEHATAN MENINGGAL AKIBAT COVID-19   RSKI PULAU GALANG RAWAT INAP 334 PASIEN TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19