HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV TALKSHOW rosi

Terungkap! Banyak yang Tak Tahu Apa Itu Ujaran Kebencian - ROSI

Jumat, 29 November 2019 | 22:31 WIB

Ada yang bilang Indonesia darurat ujaran kebencian. Bahkan periode Januari hingga Juli 2019, Polri sudah menangani sebanyak 675 kasus ujaran kebencian. Namun siapa sangka masih banyak orang yang tak tahu apa itu ujaran kebencian.

Dosen Komunikasi Unpad, Kunto Adi Wibowo, mengatakan, bahwa dari hasil riset yang dilakukan olehnya, masih ada ketidaktahuan akan apa itu ujaran kebencian di masyarakat.

Kunto Adi sempat menanyakan kepada masyarakat apa itu ujaran kebencian? Banyak yang menjawab bahwa mengkritik pemerintah adalah ujaran kebencian. Sementara memerangi pihak yang tidak seiman dianggap bukanlah sebuah ujaran kebencian. 

Padahal menurut Kunto Adi Wibowo, mengkritik pemerintah adalah sebuah kewajaran dalam demokrasi.

Apakah fenomena ini hanya menimpa masyarakat, atau jangan-jangan mereka yang duduk di pemerintahan pun juga tidak tahu definisi ujaran kebencian?
Bagaimana Rocky Gerung, Direktur Eksekutif Indobarometer M. Qodari, Politis PDIP Budiman Sudjatmiko & Direktur Eksekutif Kedai Kopi Kunto Adi Wibowo, melihat fakta ini?

 

#ROSI #ROSIKompasTV #UjaranKebencian

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
08:43
PETENIS NICK KYRGIOS DIDENDA SEKITAR RP 40 JUTA KARENA BANTING RAKET SAAT KALAH DARI RAFAEL NADAL DI AUSTRALIAN OPEN   NATIONAL SAFETY BOARD MULAI SELIDIKI PENYEBAB KECELAKAAN HELIKOPTER YANG TEWASKAN LEGENDA NBA, KOBE BRYANT   CHRISTIAN ERIKSEN RESMI BERGABUNG DENGAN INTER MILAN PADA BURSA TRANSFER MUSIM DINGIN JANUARI 2020   PERSIB BANDUNG RESMI MENDATANGKAN PEMAIN ASAL BELANDA, GEOFFREY CASTILLION   PENJAGA GAWANG PS TIRA PERSIKABO ANGGA SAPUTRA RESMI BERGABUNG PERSEBAYA SURABAYA PADA BURSA TRANSFER LIGA 1 2020   MOSKWA BERLAKUKAN PENGAMANAN KHUSUS TERKAIT WABAH VIRUS KORONA DI TEMPAT WISATA   YONIF R 641/BRU SITA 1,5 TON GULA PASIR SELUNDUPAN ASAL MALAYSIA DI ENTIKONG   DISKOMINFO GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA, MENYATAKAN 30 ORANG POSITIF MENGIDAP ANTRAKS   QURAISH SHIHAB TERIMA PENGHARGAAN TANDA BINTANG KEHORMATAN DARI PEMERINTAH MESIR DI UNIVERSITAS AL-AZHAR, KAIRO   POLDA JABAR TETAPKAN PEMIMPIN SUNDA EMPIRE, KI AGENG RANGGA, NASRI BANKS, DAN RATNA NINGRUM SEBAGAI TERSANGKA   KABAG PENUM DIVISI HUMAS POLRI: LIMA PENYIDIK POLRES JAKBAR DIPERIKSA SOAL DUGAAN PENYIKSAAN LUTFI ALFIANDI   MENKUMHAM YASONNA LAOLY: ADA YANG JANGGAL SOAL KEBERADAAN HARUN MASIKU DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   KEMENDAGRI SIAPKAN PLT UNTUK GANTIKAN TUGAS KEPALA DAERAH PETAHANA YANG IKUTI PILKADA 2020   HELMY YAHYA AKAN LAYANGKAN GUGATAN KE PTUN TERKAIT PEMECATAN DIRINYA SEBAGAI DIRUT OLEH DEWAN PENGAWAS TVRI