HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Sakit Hati Lamaran Ditolak, Pemulung Letakkan Bom Palsu Di Dekat Pabrik

Jumat, 29 November 2019 | 12:30 WIB

Seorang pemulung nekat meletakkan benda menyerupai bom di salah satu pabrik di Kawasan Industri Milenium, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Alasannya lantaran sakit hati karena kerap ditolak melamar kerja oleh perusahaan.

Benda menyerupai bom ini dirakit pelaku dan diisi paku, cairan kimia serta jam weker. Benda ini diletakan pelaku di sekitar pos penjagaan pabrik knalpot untuk membuat teror pihak pabrik.

Penemuan bom palsu ini menuai keramaian di sekitar lokasi pabrik. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (28/11/2019) pagi. Sorenya polisi berhasil menangkap pelaku di tempat tinggalnya.

Pelaku mengatakan dirinya sudah merakit benda tersebut pada malam kamis dini hari dan langsung menaruh ke lokasi kejadian. Motif pelaku teror meletakkan benda menyerupai bom ini lantaran sakit hati karena sudah beberapa kali melamar pekerjaaan di pabrik knalpot tetapi selalu ditolak. Hingga kini polisi masih memeriksa pelaku yang menaruh benda yang menyerupai bom.

#TerorBomPalsu #Pemulung #SakitHati

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru. 

Media social Kompas TV: 
Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV 
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv 
Twitter: https://twitter.com/KompasTV 
LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
00:19
PRESIDEN JOKOWI MENYATAKAN HASIL SENSUS PENDUDUK 2020 AKAN JADI BAHAN PERTIMBANGAN KEBIJAKAN HINGGA 2050   KEMENKO PEREKONOMIAN TARGETKAN RANCANGAN ATAU DRAF RUU CIPTA LAPANGAN KERJA DISEBARLUASKAN PEKAN DEPAN   PT PLN: SEMUA GARDU LISTRIK DI JAKARTA YANG SEMPAT DIPADAMKAN KARENA TERDAMPAK BANJIR SUDAH MENYALA   BNPB SEBUT HAMPIR SELURUH LOKASI DI LEBAK DAN BOGOR YANG TERDAMPAK BANJIR TELAH MENERIMA BANTUAN LOGISTIK   POLDA BANTEN TUTUP 25 TAMBANG EMAS ILEGAL YANG SEBABKAN BANJIR BANDANG DI KABUPATEN LEBAK   BPBD MEMINTA PEJABAT DAERAH SIAP SIAGA BERI INFORMASI TENTANG CURAH HUJAN & POTENSI BENCANA KE MASYARAKAT   KETUM HANURA OESMAN SAPTA ODANG TAK SETUJU USULAN PDI-P TERKAIT MENAIKKAN AMBANG BATAS PARLEMEN JADI 5 PERSEN   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT AJARAN AGAMA SERING DIPAHAMI KELIRU DAN DIMANIPULASI UNTUK KEPENTINGAN DUNIAWI   WAPRES MA'RUF AMIN MENYATAKAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA JADI KUNCI UNTUK MEMBANGUN KERUKUNAN NASIONAL   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MENYATAKAN AMERIKA SERIKAT DUKUNG POSISI PAPUA DALAM KEDAULATAN INDONESIA   PLT JUBIR KPK ALI FIKRI BANTAH PERNYATAAN SEKJEN PDI-P HASTO KRISTIYANTO YANG SEBUT HARUN MASIKU SEBAGAI KORBAN   KEJAKSAAN AGUNG TELUSURI SEKITAR 800 REKENING EFEK TERKAIT KASUS DUGAAN KORUPSI DI PT ASURANSI JIWASRAYA   KEJAKSAAN AGUNG BENTUK TIM UNTUK MELACAK ASET TERSANGKA KASUS DUGAAN KORUPSI DI PT ASURANSI JIWASRAYA   CEGAH VIRUS KORONA, KEMENKES PERINTAHKAN SEMUA BANDARA DAN PELABUHAN AKTIFKAN SOP ANCAMAN PENYAKIT