Kompas TV nasional berita kompas tv

Jadi Komisaris Utama Pertamina, Ahok Harapkan Dukungan Doa dan Informasi dari Masyarakat

Senin, 25 November 2019 | 10:40 WIB

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berharap dukungan doa dari masyarakat sebelum mengikuti RUPSLB dan menerima Surat Keputusan (SK) Komisaris Utama (Komut) Pertamina.

PT Pertamina (persero) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hari ini, Senin (25/11/2019).

RUPSLB ini untuk mengangkat dewan komisaris dan dewan direksi Pertamina yang baru. Dewan pimpinan komisaris Pertamina itu tak lain adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok diminta oleh Menteri BUMN Erick Thohir menjadi Komisaris Utama Pertamina. Ia didampingi Budi Gunadi Sadikin yang menjadi Wakil Komisaris Utama Pertamina.

Selain berhadap dukungan doa, Ahok juga mengharapkan dukungan informasi dari masyarakat luas.

“Saya harap tentu dukungan doa dari masyarakat. Terus juga dukungan informasi dari masyarakat, karena fungsi saya kan pengawasan,” ungkap Ahok, di Kementerian BUMN.

Bagi Ahok, doa dan informasi itu menjadi penting karena posisinya sebagai pengawas yang membutuhkan pula laporan masyarakat.

Sebab, dengan semakin banyaknya informasi dan laporan yang diperolehnya, hal itu akan menolongnya melakukan pengawasan yang lebih baik.

“Semakin banyak masyarakat melaporkan kepada kami, itu akan menolong kami melakukan pengawasan lebih baik. Karena gak mungkin kita bisa ngawasin tanpa informasi. Istilah kalau dulu di Jakarta, ada clue, kita bisa awasi,” ujar Ahok. (DMB)

Penulis : Idham Saputra | Editor : Deni Muliya




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:48
SEBANYAK 11 PRAJURIT TNI KODIM 1603 SIKKA, NTT, TERKONFIRMASI POSITIF KORONA SETELAH PULANG PENDIDIKAN DARI BALI   BAPPENDA NTB: DALAM SEPEKAN, TERKUMPUL RP 42,16 JUTA DARI DENDA WARGA DAN ASN YANG TAK MENGGUNAKAN MASKER   PEMKAB SLEMAN, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUSUNAWA GEMAWANG UNTUK ISOLASI PASIEN KORONA ASIMTOMATIK    SRI SULTAN HB X MINTA KABUPATEN/KOTA DI DIY TERAPKAN SANKSI SECARA KONSISTEN BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   BUPATI BERAU, KALTIM, H MUHARRAM, MENINGGAL DUNIA SETELAH 13 HARI DIRAWAT KARENA POSITIF KORONA   DINKES SEBUT KASUS COVID-19 DI KARAWANG, JAWA BARAT, DIDOMINASI OLEH KLASTER INDUSTRI   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: TEMPAT TIDUR RS RUJUKAN KORONA DI KOTA TANGERANG SUDAH TERISI LEBIH DARI 73%   PEMPROV BANTEN BERENCANA SIAPKAN 5 HEKTAR LAHAN MAKAM KHUSUS BAGI PASIEN KORONA YANG MENINGGAL   POLRI: 8 HARI OPERASI YUSTISI, DENDA YANG TERKUMPUL DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN MENCAPAI RP 924,17 JUTA   SATGAS COVID-19 MINTA SETIAP PERUSAHAAN RUTIN TES USAP KE KARYAWAN GUNA TEKAN ANGKA PENULARAN KLASTER PERKANTORAN   PP MUHAMMADIYAH MINTA ELITE PARPOL TAK MANFAATKAN PANDEMI KORONA SEBAGAI KOMODITAS POLITIK KEKUASAAN   BAWASLU: 50 KABUPATEN/KOTA PENYELENGGARA PILKADA MASUK KATEGORI RAWAN TINGGI DALAM ASPEK PANDEMI KORONA    BAWASLU MINTA SEMUA PIHAK BERKOMITMEN MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN PADA SETIAP TAHAPAN PILKADA 2020   BAWASLU MINTA PIMPINAN PARPOL IKUT CEGAH KERUMUNAN MASSA PADA RANGKAIAN PILKADA 2020