HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Geledah Rumah Berisi Bahan Peledak, Polisi Sita Bahan Peledak & Tangkap Dua Terduga Teroris

Sabtu, 16 November 2019 | 19:30 WIB

Jumat (17/11) sore, warga Sicanang digegerkan kehadiran puluhan polisi di salah satu rumah.
Rasa penasaran warga tak terjawab karena mereka diimbau tidak mendekati rumah yang didatangi polisi yang belakangan diketahui diduga menjadi tempat penyimpanan bahan peledak.

Sebelumnya, penghuni rumah dikenal tertutup terhadap warga sekitar.
Bahkan, sejumlah orang yang kerap datang ke rumah itu juga sama-sama tertutup.

Sejak Rabu (13/11) lalu atau beberpa jam setelah aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, sang penghuni rumah tidak diketahui keberadaannya.
Identifikasi dan pengejaran masih dilakukan polisi.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:12
PETENIS NICK KYRGIOS DIDENDA SEKITAR RP 40 JUTA KARENA BANTING RAKET SAAT KALAH DARI RAFAEL NADAL DI AUSTRALIAN OPEN   NATIONAL SAFETY BOARD MULAI SELIDIKI PENYEBAB KECELAKAAN HELIKOPTER YANG TEWASKAN LEGENDA NBA, KOBE BRYANT   CHRISTIAN ERIKSEN RESMI BERGABUNG DENGAN INTER MILAN PADA BURSA TRANSFER MUSIM DINGIN JANUARI 2020   PERSIB BANDUNG RESMI MENDATANGKAN PEMAIN ASAL BELANDA, GEOFFREY CASTILLION   PENJAGA GAWANG PS TIRA PERSIKABO ANGGA SAPUTRA RESMI BERGABUNG PERSEBAYA SURABAYA PADA BURSA TRANSFER LIGA 1 2020   BMKG MEMPREDIKSI SEBAGIAN WILAYAH JABODETABEK AKAN BERAWAN DAN HUJAN DENGAN INTENSITAS RINGAN HARI INI    DAMPAK WABAH VIRUS KORONA, GUBERNUR BALI SEBUT KEDATANGAN WISATAWAN ASAL TIONGKOK MENURUN    MENKUMHAM YASONNA LAOLY MENYATAKAN PEMERINTAH TAK BISA ASAL CABUT KEBIJAKAN BEBAS VISA KUNJUNGAN BAGI WN TIONGKOK    PEMPROV DKI BERHARAP PENGHENTIAN SEMENTARA REVITALISASI KAWASAN MONAS TAK BERLANGSUNG LAMA    TIGA PETINGGI SUNDA EMPIRE YANG TELAH DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA TERANCAM 10 TAHUN PENJARA   POLRESTABES SURABAYA PERIKSA 9 SAKSI TERKAIT KASUS DUGAAN PENGHINAAN WALI KOTA SURABAYA TRI RISMAHARINI   JAKSA AGUNG KLAIM PENARIKAN DUA JAKSA DARI KPK TAK TERKAIT PEMERIKSAAN DUGAAN PELANGGARAN KODE ETIK FIRLI BAHURI    WADAH PEGAWAI KPK MEMINTA KEJAKSAAN AGUNG TUNDA PENARIKAN DUA JAKSA HINGGA SELESAI MASA TUGAS   WADAH PEGAWAI KPK MEMINTA KEJAKSAAN AGUNG TAK TERGESA-GESA MENARIK DUA JAKSA YANG TANGANI KASUS PAW PDI-P