HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Septic Tank Jatinegara Meledak Karena Percikan Api

Kamis, 7 November 2019 | 17:22 WIB

Sebuah ledakan hebat menjebol tutup septic tank dan menghantam petugas penyedot tinja yang baru saja selesai bekerja di rumah warga Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (5/11/2019).

Ledakan tinggi itu memorak-porandakan bangunan septic tank. Tak ayal, seorang petugas penyedot tinja itu pun tewas seketika di tkp (tempat kejadian perkara). Satu rekannya ikut terluka kesakitan.

“Ledakannya terdengar keras,” kata Anto, Ketua RT setempat, yang ditemui Kompas TV di dekat tkp.

Menurut Tri Widianto, Pengurus Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (Indonesian Society of sanitary and Environment Angineers), terjadinya ledakan itu karena adanya akumulasi gas metana (CH4) dalam septic tank yang terpicu oleh percikan api.

Api berasal dari koran yang dibakar petugas sebagai penerang mengecek pekerjaan di dalam septic tank telah selesai.

Harusnya, lanjut Tri, gas metana tersebut terlepas ke udara secara baik.

Oleh karenanya diperlukan pipa ventilasi yang besar dan tinggi dengan ukuran ideal sesuai dengan besarnya septic tank.

“Karena gas metannya tidak terbuang secara baik, bahkan terakumulasi, maka jika ada percikan api, gas tersebut akan terbakar dan berakibat meledak,” tutur Tri, saat dihubungi Kompas TV.

Hal itu diperkuat dengan hasil penyelidikan sementara tim Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

Menurut Kepala Tim Puslabfor Mabes Polri, Kompol Faisal, pesoalannya karena api dari koran yang dibakar dimasukan ke dalam septic tank.

“Ini (api) yang nggak boleh didekatkan atau dimasukin ke dalam septic tank,” ujar Faisal, usai olah tkp, Rabu (6/11/2019). (DMB)

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
00:35
PRESIDEN JOKOWI MENYATAKAN HASIL SENSUS PENDUDUK 2020 AKAN JADI BAHAN PERTIMBANGAN KEBIJAKAN HINGGA 2050   KEMENKO PEREKONOMIAN TARGETKAN RANCANGAN ATAU DRAF RUU CIPTA LAPANGAN KERJA DISEBARLUASKAN PEKAN DEPAN   PT PLN: SEMUA GARDU LISTRIK DI JAKARTA YANG SEMPAT DIPADAMKAN KARENA TERDAMPAK BANJIR SUDAH MENYALA   BNPB SEBUT HAMPIR SELURUH LOKASI DI LEBAK DAN BOGOR YANG TERDAMPAK BANJIR TELAH MENERIMA BANTUAN LOGISTIK   POLDA BANTEN TUTUP 25 TAMBANG EMAS ILEGAL YANG SEBABKAN BANJIR BANDANG DI KABUPATEN LEBAK   BPBD MEMINTA PEJABAT DAERAH SIAP SIAGA BERI INFORMASI TENTANG CURAH HUJAN & POTENSI BENCANA KE MASYARAKAT   KETUM HANURA OESMAN SAPTA ODANG TAK SETUJU USULAN PDI-P TERKAIT MENAIKKAN AMBANG BATAS PARLEMEN JADI 5 PERSEN   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT AJARAN AGAMA SERING DIPAHAMI KELIRU DAN DIMANIPULASI UNTUK KEPENTINGAN DUNIAWI   WAPRES MA'RUF AMIN MENYATAKAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA JADI KUNCI UNTUK MEMBANGUN KERUKUNAN NASIONAL   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MENYATAKAN AMERIKA SERIKAT DUKUNG POSISI PAPUA DALAM KEDAULATAN INDONESIA   PLT JUBIR KPK ALI FIKRI BANTAH PERNYATAAN SEKJEN PDI-P HASTO KRISTIYANTO YANG SEBUT HARUN MASIKU SEBAGAI KORBAN   KEJAKSAAN AGUNG TELUSURI SEKITAR 800 REKENING EFEK TERKAIT KASUS DUGAAN KORUPSI DI PT ASURANSI JIWASRAYA   KEJAKSAAN AGUNG BENTUK TIM UNTUK MELACAK ASET TERSANGKA KASUS DUGAAN KORUPSI DI PT ASURANSI JIWASRAYA   CEGAH VIRUS KORONA, KEMENKES PERINTAHKAN SEMUA BANDARA DAN PELABUHAN AKTIFKAN SOP ANCAMAN PENYAKIT