HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Sofyan Djalil: Saya Diminta Lanjutkan di Kementrerian Agraria

Selasa, 22 Oktober 2019 | 19:53 WIB

Hari ini (22/10) Presiden Joko Widodo kembali memanggil beberapa nama yang akan mengisi kursi menteri.

Salah satunya adalah Sofyan Djalil.

Apakah ia akan bergabung dengan kementerian kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin?

#KabinetJokowi #CalonMenteri #SofyanDjalil

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
08:44
BARCELONA SIAP AJUKAN TAWARAN BESAR UNTUK STRIKER INTER MILAN, LAUTARO MARTINEZ   INTER MILAN SEPAKAT TRANSFER CHRISTIAN ERIKSEN DENGAN MAHAR 20 JUTA EURO   ARSENAL TERTARIK TRANSFER PEMAIN ATLETICO MADRID, THOMAS LEMAR   BARCELONA DAN JUVENTUS SEPAKAT LAKUKAN PERTUKARAN PEMAIN, YAKNI ALEJANDRO MARQUES DENGAN MATHEUS PEREIRA   FRANK LAMPARD JAMIN CHELSEA TIDAK BERMINAT CARI PENGGANTI KEPA ARRIZABALAGA   GEMPA BERMAGNITUDO 6,8 GUNCANG TURKI BAGIAN TIMUR, 14 ORANG TEWAS   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS AKAN LIBATKAN KOMPOLNAS TENTUKAN ARAH KEBIJAKAN POLRI   ANGGOTA KOMISI I DPR WILLY ADITYA: PERLU KOORDINASI ANTARLEMBAGA CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   WALI KOTA BOGOR OPTIMISTIS PEMBANGUNAN GEREJA KRISTEN INDONESIA YASMIN TUNTAS SEBELUM JABATANNYA SELESAI   KPK MINTA MASYARAKAT INFORMASIKAN APABILA TAHU KEBERADAAN HARUN MASIKU   PEMPROV DKI: KONTRAKTOR MONAS TAK HARUS PUNYA KANTOR MAHAL   TERIMA LAPORAN POLITISI ROY SURYO SOAL SUNDA EMPIRE, POLISI LAKUKAN PENYIDIKAN   ANGGOTA KOMISI VII DPR SARTONO HUTOMO SEBUT HINGGA SAAT INI BELUM ADA MAFIA MIGAS DIPERANGI PEMERINTAH   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO PASTIKAN PEMINDAHAN ASN KE IBU KOTA BARU AKAN DILAKUKAN SECARA MENYELURUH DAN TIDAK BERTAHAP