HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 top 3 news

[TOP 3 NEWS] Unjuk Rasa di Sekitar DPR Berakhir Ricuh | DPR Gelar Sidang Paripurna Akhir

Senin, 30 September 2019 | 21:30 WIB

Berita pertama, unjuk rasa yang digelar massa dari berbagai elemen berakhir ricuh di sekitar gedung DPR, Jakarta. Massa masih menolak RUU KUHP dan undang-undang KPK hasil revisi. Menurut pantauan tim KompasTV, massa terdiri dari elemen mahasiswa dan pelajar.

Dalam aksinya, massa terlibat ricuh dengan petugas kepolisian. Polisi harus memukul mundur massa dengan melemparkan gas air mata.

Sementara itu, pengamanan di depan gedung DPR terus diperketat oleh polisi. Untuk diketahui jalan menuju ke depan gedung DPR dilakukan penyekatan. Di persimpangan antara jalan menuju Jalan Gerbang Pemuda dan Jalan Gatot Subroto sebelumnya juga telah disekat.

Berita kedua, di hari terakhir masa jabatannya, DPR periode 2014 – 2019 menggelar sidang paripurna penutupan masa bakti di kompleks Parlemen, Senayan. Masa jabatan mereka berakhir pada Senin (30/9/19) karena anggota DPR terpilih periode berikutnya, 2019-2024, akan dilantik pada hari Selasa, 1 Oktober 2019.

Dalam pidato penutupan masa bakti, Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan permintaan maafnya kepada rakyat Indonesia jika kinerja DPR masih belum memuaskan. Sementara itu, sebelum menggelar rapat paripurna, DPR menggelar rapat bamus bersama pimpinan fraksi dan komisi. Dalam rapat bamus, seluruh unsur menyetujui penundaan pengesahan sejumlah RUU.

Selain RKUHP, keempat RUU yang juga ditunda, yakni RUU pertanahan, RUU Minerba, RUU Perkoperasian, dan RUU Pengawasan Obat dan Makanan. Pembahasan kelima RUU akan dilanjutkan pada periode 2019-2024.

Tujuh hari berada di pengungsian pasca-kerusuhan di Wamena, para pengungsi kini mulai diserang penyakit. Penyakit infeksi saluran pernafasan hingga diare banyak dikeluhkan para pengungsi yang saat ini mengungsi di Kodim 1702 Jayawijaya.

Tim kesehatan kodam XVII Cenderawasih menyatakan sejak hari pertama hingga hari ketujuh, tercatat jumlah pasien yang ditangani di pos kesehatan sebanyak 714 orang pasien.

Di hari pertama hingga hari ketiga, posko kesehatan didominasi pasien luka-luka akibat kerusuhan. Namun, hari keempat hingga hari ketujuh ini, posko kesehatan didominasi oleh pasien usia lanjut dan anak-anak yang banyak menderita infeksi saluran pernapasan atas.

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
06:40
DINILAI EFEKTIF CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA, KOREA SELATAN PERPANJANG MASA "SOCIAL DISTANCING" SELAMA DUA PEKAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: TIDAK ADA RENCANA PEMERINTAH BERI REMISI ATAU PEMBEBASAN BERSYARAT UNTUK KORUPTOR   PANDEMI KORONA, DINAS PARIWISATA PROVINSI BALI MENCATAT KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA ANJLOK SEKITAR 95 PERSEN   PEMPROV JATIM MENDAPATKAN SEBIDANG LAHAN DARI PERHUTANI UNTUK TEMPAT PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN POSITIF KORONA   CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA, MENKUMHAM YASONNA LAOLY BANTAH LOLOSKAN NARAPIDANA KORUPSI   MENKO POLHUKAM TEGASKAN 30.000 NARAPIDANA YANG DIBEBASKAN OLEH KEMENKUMHAM BUKAN NARAPIDANA KORUPSI   WAKIL KETUA KPK NURUL GHUFRON SEBUT PANDEMI KORONA BUKAN ALASAN UNTUK PEMBEBASAN NARAPIDANA KORUPSI   WAKIL KETUA KPK NURUL GHUFRON TOLAK PEMBEBASAN KORUPTOR DENGAN DALIH CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   MALAYSIA SIAPKAN PUSAT KARANTINA PASIEN VIRUS KORONA BERISIKO RENDAH DI MALAYSIA AGRO EXPOSITION PARK   LAPAS MADIUN, JAWA TIMUR, BEBASKAN 34 NARAPIDANA UNTUK CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   POLRI: MASYARAKAT BERKUMPUL SAAT PANDEMI COVID-19 AKAN DIBUBARKAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN WAJIBKAN PENGGUNAAN MASKER KAIN KEPADA MASYARAKAT KETIKA BERAKTIVITAS DI LUAR RUMAH   BUPATI BOGOR ADE YASIN SEBUT PASIEN POSITIF KORONA PERTAMA DI KABUPATEN BOGOR SUDAH SEMBUH   ANGGOTA KOMISI IX DPR FRAKSI PAN SALEH DAULAY DESAK PEMERINTAH PUBLIKASIKAN PETA SEBARAN VIRUS KORONA