HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Polda Kalbar Periksa 66 Tersangka Kasus Karhutla

Minggu, 22 September 2019 | 19:50 WIB

Selain tersangka perorangan Polda Kalbar dan jajaran juga mendalami 15 kasus karhutla yang melibatkan korporasi. 2 dari 15 kasus dari korporasi telah ditetapkan menjadi tersangka. Sementara itu Polda Kalbar telah melimpahkan 25 kasus karhutla ke kejaksaan.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) meminta pemerintah untuk mengumumkan ke publik nama-nama induk dan grup perusahaan yang terlibat kebakaran hutan dan lahan.

Walhi menyebut perusahaan yang terlibat harus bertang gung jawab atas beban penanggulangan dan pemulihan serta penanganan korban.

#Kahutla #Kebakaranhutan #Polda

Editor : Imanuel Gilang Krisjanuar



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
05:37
JUMLAH KASUS KORONA DI SPANYOL: 235.290 POSITIF, 150.376 SEMBUH, 28.678 MENINGGAL DUNIA   SPANYOL SIAP BUKA PARIWISATANYA BAGI TURIS LUAR NEGERI MULAI JULI 2020   TIONGKOK BERENCANA BERI VAKSIN KORONA KE BEBERAPA KELOMPOK PADA AKHIR TAHUN MESKI UJI COBA BELUM SELESAI   MENLU TIONGKOK WANG YI SEBUT AS DAN TIONGKOK BERADA DI AMBANG PERANG DINGIN YANG BARU   JUMLAH KASUS KORONA DI KALIMANTAN BARAT: 168 POSITIF, 38 SEMBUH, 4 MENINGGAL DUNIA   SEBANYAK 40 TENAGA KESEHATAN DI KALIMANTAN BARAT TERINFEKSI VIRUS KORONA   UNJ SEBUT TIDAK ADA UNSUR KETERLIBATAN PEJABAT NEGARA DALAM OTT KPK TERHADAP SALAH SATU STAF UNJ   UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ): TIDAK BENAR TERJADI OTT TERHADAP REKTOR UNJ   UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ) MEMBENARKAN TELAH TERJADI OTT KPK TERHADAP SALAH SATU STAF UNJ   KEMENHUB SEBUT TRANSPORTASI KELUAR MASUK JABODETABEK TERKENDALI DI HARI PERTAMA IDUL FITRI   PEMERINTAH IMBAU MASYARAKAT TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN KORONA KARENA BELUM ADA VAKSIN   PEMERINTAH MINTA MASYARAKAT MEMPUNYAI PARADIGMA BARU GUNA MENGANTISIPASI PANDEMI KORONA BERKEPANJANGAN   ACHMAD YURIANTO: KITA MASIH AKAN MELALUI TAHAPAN-TAHAPAN YANG CUKUP BERAT DI TENGAH PANDEMI   JUBIR PEMERINTAH PENANGANAN KORONA ACHMAD YURIANTO TEGASKAN SITUASI YANG SEDANG DIHADAPI SAAT INI BELUM NORMAL