HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Kabut Asap Tebal, Jarak Pandang di Ogan Ilir Terbatas

Minggu, 22 September 2019 | 14:50 WIB

Kabut asap sangat tebal menyelimuti wilayah Ogan Ilir,Sumatera Selatan,jauh lebih tebal dibanding hari-hari sebelumnya. Warga yang hendak keluar rumah untuk beraktivitas, harus membawa senter sebagai penanda, agar tak tertabrak kendaraan yang melaju akibat jarak pandang sangat terbatas.

Asap tebal menyelimuti Jalan Kopral Juni di Kelurahan Indralaya Raya. Tebalnya asap membuat cahaya lampu jalan menjadi buram tertutup asap.Jarak pandang pun sangat terbatas. Sejumlah warga bahkan mesti memegang senter yang akan dinyalakan sewaktu waktu untuk penanda.

Selain di Jalan Kopral Juni,kabut asap tebal juga menutupi jalan lintas timur Palembang-Ogan Ilir. Kendaraan yang melintas terlihat samar bahkan nyaris tak tampak. Tanda bahwa ada kendaraan yang melintas hanya terlihat dari lampu yang menyala.

Editor : Dian Septina

TAG : Kabut asap


BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
04:08
JUMLAH KASUS KORONA DI SPANYOL: 235.290 POSITIF, 150.376 SEMBUH, 28.678 MENINGGAL DUNIA   SPANYOL SIAP BUKA PARIWISATANYA BAGI TURIS LUAR NEGERI MULAI JULI 2020   TIONGKOK BERENCANA BERI VAKSIN KORONA KE BEBERAPA KELOMPOK PADA AKHIR TAHUN MESKI UJI COBA BELUM SELESAI   MENLU TIONGKOK WANG YI SEBUT AS DAN TIONGKOK BERADA DI AMBANG PERANG DINGIN YANG BARU   JUMLAH KASUS KORONA DI KALIMANTAN BARAT: 168 POSITIF, 38 SEMBUH, 4 MENINGGAL DUNIA   SEBANYAK 40 TENAGA KESEHATAN DI KALIMANTAN BARAT TERINFEKSI VIRUS KORONA   UNJ SEBUT TIDAK ADA UNSUR KETERLIBATAN PEJABAT NEGARA DALAM OTT KPK TERHADAP SALAH SATU STAF UNJ   UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ): TIDAK BENAR TERJADI OTT TERHADAP REKTOR UNJ   UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ) MEMBENARKAN TELAH TERJADI OTT KPK TERHADAP SALAH SATU STAF UNJ   KEMENHUB SEBUT TRANSPORTASI KELUAR MASUK JABODETABEK TERKENDALI DI HARI PERTAMA IDUL FITRI   PEMERINTAH IMBAU MASYARAKAT TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN KORONA KARENA BELUM ADA VAKSIN   PEMERINTAH MINTA MASYARAKAT MEMPUNYAI PARADIGMA BARU GUNA MENGANTISIPASI PANDEMI KORONA BERKEPANJANGAN   ACHMAD YURIANTO: KITA MASIH AKAN MELALUI TAHAPAN-TAHAPAN YANG CUKUP BERAT DI TENGAH PANDEMI   JUBIR PEMERINTAH PENANGANAN KORONA ACHMAD YURIANTO TEGASKAN SITUASI YANG SEDANG DIHADAPI SAAT INI BELUM NORMAL