Kompas TV olahraga kompas sport

2 Kali Kalah Prakualifikasi Piala Dunia, Simon Mcmenemy Akan Dievaluasi

Jumat, 13 September 2019 | 08:30 WIB

Dua kekalahan yang diterima tim nasional pada prakualifikasi piala dunia 2020 saat melawan Malaysia dan Thailand memunculkan suara sumbang untuk memecat Simon Mcmenemy sebagai pelatih kepala.

Bahkan anggota komite eksekutif PSSI Yunus Nusi sempat memunculkan nama pelatih PS Tira Persikabo Rahmad Darmawan sebagai pengganti Simon.

Namun wacana ini dibantah anggota komite eksekutif PSSI lainnya, Gusti Randa. Gusti mengatakan, kinerja Simon baru akan dievaluasi dalam waktu dekat. Evaluasi rencananya akan dilakukan sebelum laga tandang timnas pada prakualifikasi piala dunia.

#SimonMcmenemy #KualifikasiPialaDunia #SepakBola

Editor : edika ipelona



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:08
PK TERHADAP PERKARA MANTAN KEPALA BPPN SYAFRUDDIN ARSYAD TEMENGGUNG DITOLAK, KPK: KAMI HORMATI PUTUSAN MA   MA TOLAK PERMOHONAN PK YANG DIAJUKAN KPK TERKAIT PUTUSAN MANTAN KEPALA BPPN SYAFRUDDIN ARSYAD TEMENGGUNG   KOORDINATOR MAKI BOYAMIN SAIMAN MENILAI BARESKRIM POLRI PERLU MEMERIKSA JAKSA PINANGKI TERKAIT DJOKO TJANDRA   KPAI SARANKAN KEMENDIKBUD GRATISKAN INTERNET SISWA DARI DANA PROGRAM ORGANISASI PENGGERAK (POP)   SOAL KLAIM HADI PRANOTO, KEMENKES: OBAT HARUS LOLOS UJI ILMIAH   KAROPENMAS SEBUT BARESKRIM PANGGIL PENGACARA DJOKO TJANDRA, ANITA KOLOPAKING SELASA, 4 AGUSTUS 2020   BUPATI BOGOR MINTA PENAMPUNGAN MIGRAN DIPINDAH DARI PUNCAK BOGOR   KEMENKES MINTA MASYARAKAT TIDAK MUDAH PERCAYA KLAIM HADI PRANOTO   TANGGAPI HADI PRANOTO, KEMENKES TEGASKAN PRODUKSI OBAT TIDAK SEMBARANGAN    GUBERNUR JAWA TENGAH GANJAR PRANOTO AKAN POTONG GAJI ASN YANG LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DI KANTOR   KEMENDIKBUD BERI BANTUAN DANA UANG KULIAH TUNGGAL KEPADA 419.605 MAHASISWA TERDAMPAK PANDEMI COVID-19   GUBERNUR JAWA TIMUR KHOFIFAH INDAR PARAWANSA TEGASKAN PENENTUAN ZONA HIJAU BUKAN WEWENANG DAERAH   BAWASLU SEBUT PENYEDIAAN ALAT PELINDUNG DIRI UNTUK PENYELENGGARA PILKADA BELUM 100 PERSEN    KEMENRISTEK TIDAK PERNAH MEMBERIKAN DUKUNGAN UJI KLINIS OBAT HERBAL PRODUKSI BIO NUSWA YANG DIAKUI HADI PRANOTO