HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Perluasan Ganjil-Genap Mulai Berlaku, Pelanggar Akan Ditilang

Senin, 9 September 2019 | 09:20 WIB

Pemprov DKI memberlakukan perluasan ganjil genap di Jakarta mulai Senin (9/9). Kawasan ganjil-genap di Jakarta akan diberlakukan di 25 ruas jalan. Pemberlakuan kawasan ganjil genap di Jakarta mulai Senin, 9 September 2019 bertujuan untuk mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas dan polusi udara di Jakarta.

Per hari ini (9/9), pelanggar akan ditindak sesuai Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Mereka yang melanggar akan dikenakan denda administrasi sanksi maksimal. Sanksinya adalah denda Rp 500.000.

Untuk mengetahui situasi penerapan perluasan ganjil-genap, Ikuti laporan langsung Jurnalis KompasTV, Vidi Batlolone di Simpang Fatmawati, Jakarta Selatan.

Editor : Dian Septina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
23:05
MULAI JUNI 2020, MENDAGRI TITO KARNAVIAN TEGASKAN PRAKTIK CALO & PUNGLI DI KANTOR DUKCAPIL HARUS DIBERANTAS   MASKAPAI AIR ASIA MERUMAHKAN 873 KARYAWANNYA KARENA PENDAPATAN TURUN AKIBAT PANDEMI KORONA   PANDEMI KORONA, PENUTUPAN TAMAN NASIONAL KOMODO DIPERPANJANG HINGGA WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN   KAPOLDA MALUKU IRJEN BAHARUDIN DJAFAR BERHARAP ADA SIMULASI SEBELUM "NEW NORMAL" DITERAPKAN    HINGGA 28 MEI 2020, SEBANYAK 763 PASIEN POSITIF KORONA DIRAWAT DI RSD WISMA ATLET KEMAYORAN    DISHUB JAKTIM MENCATAT 2.155 KASUS PELANGGARAN PSBB DALAM 5 HARI TERAKHIR, TERBANYAK TAK GUNAKAN MASKER   PEMKAB TANGERANG KAJI KEMBALI UNTUK MEMBUKA TEMPAT IBADAH DI AWAL PENERAPAN "NEW NORMAL"   PRESIDEN JOKOWI INSTRUKSIKAN MENPAREKRAF PRIORITASKAN WISATAWAN DOMESTIK SEBAGAI PASAR UTAMA DI MASA PANDEMI   PRESIDEN JOKOWI IMBAU PEMBUKAAN SEKTOR PARIWISATA PADA MASA PANDEMI KORONA DILAKUKAN EKSTRA HATI-HATI   MANPEREKRAF WISHNUTAMA: BALI BERPOTENSI JADI PROVINSI YANG PARIWISATANYA DIBUKA KEMBALI SAAT "NEW NORMAL"   MENPAREKRAF WISHNUTAMA MEMPREDIKSI INDONESIA KEHILANGAN 4 JUTA WISATAWAN MANCANEGARA SELAMA PANDEMI   KPU USULKAN PENAMBAHAN ANGGARAN PILKADA 2020 UNTUK MELAKSANAKAN TES KORONA BAGI PENYELENGGARA PEMILU   PERLUDEM NILAI PELAKSANAAN PILKADA 2020 BELUM PUNYA DASAR HUKUM TERKAIT PROTOKOL PENANGANAN KORONA   KEMENDAGRI & KPK SEPAKAT GUNAKAN NIK SEBAGAI INSTRUMEN UTAMA PENYALURAN BANTUAN SOSIAL & SUBSIDI