HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas bisnis

Batubara Indonesia Menuju Ujung Tanduk

Jumat, 6 September 2019 | 13:51 WIB

"Bara" industri Batubara Indonesia terancam padam pasar ekspor terbesar yaitu Tiongkok, diproyeksi terus menekan konsumsi batubara dengan alasan lingkungan sampai saat ini belum ada solusi yang mampu menolong Indonesia.

Nasib industri batubara Indonesia menuju ujung tanduk Tiongkok, konsumen batubara terbanyak sekaligus negara penghasil emisi terbesar di dunia akan menurunkan pemanfaatan energi fosil ini.

#BatuBara #Tiongkok

Penulis : Yudho Priambodo



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
15:06
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   PRESIDEN AS DONALD TRUMP ANCAM STOP BANTUAN UNTUK WHO KARENA DIANGGAP BERSIKAP TIDAK JELAS KEPADA TIONGKOK   KEDUBES RIYADH SEBUT 7 WNI POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA DI ARAB SAUDI   PANGDAM XIV/HASANUDDIN SERAHKAN 2.000 APD DAN 600 ALAT "RAPID TEST" KORONA KE PEMPROV SULAWESI TENGGARA   TERAPKAN PSBB MULAI JUMAT, 10 APRIL 2020, GUBERNUR DKI: TRANSPORTASI UMUM BEROPERASI HINGGA PUKUL 18.00 WIB   PEMPROV DKI JAKARTA MELALUI DINKES KESEHATAN TAMBAH KAPASITAS TEMPAT TIDUR UNTUK MERAWAT PASIEN KORONA   PEMKOT TEGAL, JAWA TENGAH, TUNGGU PERSETUJUAN UNTUK MENERAPKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR DARI KEMENKES   PEMKAB KARAWANG, JAWA BARAT, IMBAU BURUH TIDAK MUDIK KE KAMPUNG HALAMAN SAMPAI PANDEMI KORONA BERAKHIR   PEMPROV JAWA TIMUR SEBUT 18.009 TENAGA KERJA TERDAMPAK PANDEMI KORONA   PANDEMI KORONA, PENGUSAHA HOTEL RUMAHKAN 2.500 KARYAWAN DI SUMBAR   PEMPROV DKI MELARANG RESEPSI PERNIKAHAN DAN PESTA PERAYAAN KHITANAN SELAMA PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR   GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL SEBUT 5 DAERAH AJUKAN STATUS PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PROSEDUR PEMAKAMAN JENAZAH COVID-19 HARUS DISOSIALISASIKAN