Kompas TV TALKSHOW rosi

Selalu Ada Intimidasi Saat Mencari Pembunuh Munir | 15 Tahun Munir: Menolak Lupa - ROSI (4)

Jumat, 6 September 2019 | 03:34 WIB

Selama ini, sudah ada beberapa sidang terkait kasus Munir, namun tak satu sidang pun yang berhasil mengungkap siapa otak pembunuhan Munir. Menurut Usman Hamid, Choirul Anam, dan Yati Andriyani, selalu ada intimidasi saat mencari dalang pembunuh Munir sehingga kasus ini tak pernah akan benar-benar terungkap.

#ROSI #15TahunMunir

Penulis : D I M


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:30
BMKG: BANJIR MANADO BUKAN TSUNAMI, TAPI WASPADAI POTENSI GELOMBANG TINGGI   TAMAN NASIONAL TANGGUNG BIAYA PENGOBATAN ANAK BALITA YANG DIGIGIT KOMODO   BUPATI ACEH BARAT RAMLI MS SEBUT ADA SEJUMLAH KEPALA DESA KORUPSI DANA DESA HINGGA RP 15 MILIAR   MENTERI DESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR SIAPKAN ANGGARAN RP 89,4 MILIAR UNTUK MEMBANGUN DESA WISATA PADA TAHUN INI   DINKES KALBAR TEGASKAN TIDAK AKAN KELUARKAN SURAT IZIN PRAKTIK TENAGA KESEHATAN YANG MENOLAK VAKSIN COVID-19   SEMUA KABUPATEN DAN KOTA DI KALIMANTAN TIMUR BERSTATUS ZONA MERAH COVID-19, BALIKPAPAN JADI EPISENTRUM PENULARAN   SULTAN HB X BAKAL PERPANJANG PEMBATASAN SECARA TERBATAS KEGIATAN MASYARAKAT JIKA WARGA DIY ABAI PROTOKOL KESEHATAN   POSITIF COVID-19, 8 SANTRI PONPES PUTRI COLOMADU, KARANGANYAR, DIISOLASI DI ASRAMA HAJI DONOHUDAN   KEMENTERIAN BUMN BANTAH ADA "CHIP" DI DALAM VAKSIN COVID-19   PEMKOT BOGOR, JABAR, MULAI OPERASIKAN RS DARURAT DI GOR PAJAJARAN   PEMKOT BEKASI BERUPAYA TAMBAH RUANG ICU UNTUK PASIEN COVID-19 DI BEBERAPA RSUD TIPE D   TIM DVI POLRI TELAH MENYERAHKAN 23 JENAZAH KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 KE PIHAK KELUARGA   TIM DVI POLRI: SUDAH 34 JENAZAH KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 YANG TELAH TERIDENTIFIKASI   DUA POLISI TERLUKA SAAT MELERAI TAWURAN ANTARA ANGGOTA GENG DI MANGGARAI, JAKARTA