HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Markus Nari Didakwa Merintangi Pemeriksaan Kasus KTP-El dan Terima 1,4 Juta Dollar AS

Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:10 WIB

Mantan anggota Komisi II DPR Markus Nari menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Markus didakwa merintangi proses pemeriksaan dalam persidangan kasus korupsi KTP elektronik.

Dalam persidangan jaksa menyebut Markus Nari telah sengaja mencegah dan merintangi secara langsung ataupun tidak langsung proses pemeriksaan di Sidang Pengadilan Kasus Korupsi KTP Elektronik untuk saksi Miryam S Haryani dan terdakwa Sugiharto.

Markus juga didakwa menerima keuntungan dari proyek KTP elektronik sebesar 1,4 juta dollar Amerika Serikat jika dikonversikan ke nilai sekarang jumlahnya mencapai hampir Rp 20 miliar. Selain memperkaya diri sendiri Markus disebut menguntungkan orang lain dan korporasi.

Markus Nari adalah tersangka kedelapan yang ditetapkan oleh KPK dalam kasus korupsi proyek pengadaan KTP Elektronik. Markus ditetapkan sebagai tersangka sejak Juli tahun 2017 dan ditahan pada awal April 2019. Dalam kasus KTP Elektronik Markus diduga berperan dalam memuluskan pembahasan dan penambahan anggaran proyek KTP Elektronik.

#MarkusNari #KTPElektronik #SidangTipikor

Penulis : Imanuel Gilang Krisjanuar



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
05:39
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   GUBERNUR ANIES BASWEDAN: PEMPROV DKI DISTRIBUSIKAN SEMBAKO UNTUK WARGA MISKIN DAN RENTAN MULAI KAMIS, 9 APRIL 2020   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN RESMI TERAPKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR MULAI JUMAT, 10 APRIL 2020   GUBERNUR DKI: SELAMA PSBB DI JAKARTA, INDUSTRI KESEHATAN DAN ORGANISASI SOSIAL TERKAIT KORONA BOLEH TETAP BUKA   POLDA METRO JAYA BERKOORDINASI DENGAN PEMPROV DKI TERKAIT PEMBAHASAN PENERAPAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR   MENTERI PUPR AKAN ALIHKAN ANGGARAN INFRASTRUKTUR RP 24,53 TRILIUN UNTUK BANTU PENANGANAN KORONA   GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN KORONA MINTA WARGA JAKARTA PATUHI PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO MINTA TARUNA BANTU TANGANI PANDEMI KORONA   JUBIR PERCEPATAN PENANGANAN KORONA: ASN BEKERJA DI RUMAH HINGGA 21 APRIL 2020   MENLU RETNO MARSUDI IMBAU MAHASISWA DI AUSTRALIA PULANG KE TANAH AIR   MENTERI KEUANGAN SRI MULYANI SEBUT ASN GOLONGAN I, II, DAN III TETAP DAPAT THR DAN GAJI KE-13   MENSOS SEBUT PRESIDEN JOKOWI MINTA BANTUAN SOSIAL BERUPA SEMBAKO UNTUK MASYARAKAT KURANG MAMPU DIANTAR TIAP PEKAN   KETUA BALEG DPR PASTIKAN PEMBAHASAN “OMNIBUS LAW” RUU CIPTA KERJA LIBATKAN SEMUA PIHAK YANG BERKEPENTINGAN