Kompas TV nasional berita kompas tv

Tim DVI Polri Olah TKP Pembunuhan Satu Keluarga di Serang, Polisi Duga Pelaku Lebih dari 1 Orang

Kamis, 15 Agustus 2019 | 08:40 WIB

Polres Serang Kota dan Polda Banten masih menyelidiki pembunuhan 1 keluarga di Serang, Banten. Rabu (14/8/2019) siang polisi melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim Inafis dan tim DVI Mabes Polri dikerahkan untuk mencari pelaku pembunuhan ayah dan anak yang terjadi di Kabupaten Serang, Selasa 13 Agustus kemarin.

Tim masih mengumpulkan barang bukti di lapangan. Dari hasil otopsi korban yang merupakan ayah dan anak meninggal akibat benturan benda tumpul.

Sementara itu istri korban bernama Siti Sahdia kondisinya mulai membaik setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Cilegon. Siti mendapatkan luka di bagian punggung dan hingga kini masih dijaga polisi di rumah sakit.

#Pembunuhan1Keluarga #Serang

Editor : Imanuel Gilang Krisjanuar



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:58
HOTLINE KBRI BEIRUT +961 3199 493   TERCATAT 1.447 WNI YANG ADA DI LEBANON, 1.234 DI ANTARANYA ADALAH PASUKAN KONTINGEN GARUDA   KEMENLU TERUS PANTAU DAN PASTIKAN KONDISI WNI PASCA-LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   PERANCIS KIRIM 2 PESAWAT MILITER KE BEIRUT UNTUK BANTUAN PENCARIAN DAN PENYELAMATAN PASCA-LEDAKAN BESAR   SEBANYAK 300.000 PENDUDUK KEHILANGAN RUMAH AKIBAT LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   PRESIDEN LEBANON MICHEL AOUN JANJIKAN PENYELIDIKAN TRANSPARAN ATAS LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT   ISRAEL BANTAH TERLIBAT DALAM LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   SEBANYAK 30 RSUD SOGATEN, KOTA MADIUN, TES "SWAB" SETELAH 1 DOKTER POSITIF TERINFEKSI KORONA   BUPATI OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN, ILYAS PANJI ALAM SEMBUH DARI KORONA   BUKA PARIWISATA UNTUK TURIS DOMESTIK, PEMPROV BALI FOKUS BANGUN KEPERCAYAAN WISATAWAN DI TENGAH PANDEMI   PENDAKIAN GUNUNG CIREMAI DI WILAYAH KUNINGAN, JABAR, DIBUKA KEMBALI MULAI SABTU, 8 AGUSTUS 2020   KEMENDIKBUD MINTA PEMKOT BEKASI HENTIKAN SIMULASI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR TATAP MUKA DI 6 SEKOLAH   WALI KOTA BEKASI RAHMAT EFFENDI IMBAU WARGANYA TIADAKAN LOMBA 17-AN YANG SIFATNYA MENGUNDANG KERUMUNAN   DINKES DKI JAKARTA INGATKAN MASYARAKAT UNTUK BAHU-MEMBAHU ATASI PANDEMI KORONA