HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV / nasional / kompas bisnis

Otak-Atik Kursi Menteri, Pasar Inginkan Porsi Lebih Besar dari Kalangan Profesional

Rabu, 14 Agustus 2019 | 10:30 WIB

Tiga bulan tersandera, para pembantu presiden dilarang menelurkan kebijakan strategis yang berpotensi membebani pejabat baru di masa pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Konsekuensinya birokrasi keok dalam bekerja jika masa transisi tak diiringi reshuffle atau perombakan kabinet.

Hitung-hitungan Charta Politika berlandaskan etika dan tradisi maksimal 50% jatah kursi menteri biasanya diberikan kepada partai politik. Yang kemudian di-bagi berdasarkan perolehan kursi di parlemen para partai koalisi dan tambahan bagi koalisi baru.

Investasi menjadi pekerjaan rumah menteri-menteri ekonomi berikutnya. Pasalnya investasi asing turun hampir 10% menjadi Rp 388,3 triliun tahun lalu. Kementerian keuangan dituntut lebih agresif merancang stimulus seperti pajak untuk menarik investor asing. Dengan demikian pemerintah tidak hanya menjaga kesehatan anggaran negara tetapi juga efektif mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Meski demikian kinerja Kabinet Kerja Jilid I patut diapresiasi. Pada akhir-akhir masa jabatannya para menteri harus menjawab tantangan ekonomi yang justru datang dari luar negeri. Ke depan ekpektasi pasar cukup tinggi terhadap menteri dari kalangan profesional untuk menjawab tantangan global. Sejumlah ekonom yakni indonesia masih mampu mencetak pertumbuhan ekonomi melampaui 6%.

#MenteriKabinetBaru #TantanganEkonomi #Investasi

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media social Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
02:33
MENKO PMK RESMIKAN GEDUNG BARU SEKOLAH INDONESIA DI JEDDAH DENGAN PIMPIN BACA SELAWAT   BAWASLU MENGINGINKAN SANKSI ADMINISTRASI DIPERKUAT PADA PEMILU 2024 KETIMBANG PIDANA   KETUM PARTAI GOLKAR AIRLANGGA HARTARTO AKAN MENCANANGKAN PILKADA 2020 TANPA MAHAR   KETUA BAWASLU ABHAN BERHARAP INSTITUSINYA PUNYA KEWENANGAN MENYIDIK DAN MENUNTUT SEPERTI KPK   JUBIR PRESIDEN FADJROEL RACHMAN: DRAF UU KOMISI KEBENARAN DAN REKONSILIASI SUDAH SELESAI DAN MASUK PROLEGNAS 2020   PT ANGKASA PURA I SEBUT KERETA API BANDARA ADI SOEMARMO MULAI BEROPERASI 20 DESEMBER 2019   KETUA KOMISI VI DPR FAISOL REZA DESAK DIRUT GARUDA ARI ASHKARA JELASKAN SOAL PENYELUNDUPAN HARLEY-DAVIDSON   KEMENTERIAN PUPR TARGETKAN PEMBANGUNAN KEMBALI WAMENA PASCARUSUH SELESAI APRIL 2020   JUSUF KALLA TERIMA GELAR DOKTOR KEHORMATAN DARI UNIVERSITAS NEGERI PADANG   MENTERI BUMN ERICK THOHIR: MENYEDIHKAN, PENYELUNDUPAN HARLEY-DAVIDSON DILAKUKAN SECARA SISTEMATIS OLEH BUMN   POLISI TETAPKAN PENCERAMAH JAFAR SHODIQ SEBAGAI TERSANGKA KASUS PENGHINAAN TERHADAP WAPRES MA'RUF AMIN   WAKIL KETUM DPP PAN TOTOK DARYANTO APRESIASI PRESIDEN JOKOWI YANG TOLAK WACANA JABATAN PRESIDEN 3 TAHUN   POLRES OGAN KOMERING ILIR, SUMSEL, SITA 50 PUCUK SENJATA API RAKITAN ILEGAL   JAFAR SHODIQ DIDUGA HINA WAPRES MA'RUF AMIN, MENKO POLHUKAM: BIARKAN HUKUM BEKERJA