HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV / klik360 / cerita indonesia

Begini Tongol Jagung diubah Jadi Plastik Ramah Lingkungan

Selasa, 13 Agustus 2019 | 23:07 WIB

Tongkol jagung yang selama ini terbuang percuma dan menjadi limbah, menginspirasi sekelompok akademisi dan mahasiswa di Jember, Jawa Timur, merubahnya menjadi bahan plastik beodegradule atau organik. Selain plastik yang dihasilkan ramah lingkungan, inovasi ini nantinya bisa dikembangkan untuk membantu perekonomian masyarakat.
Sekelompok peneliti yang terdiri dari dosen dan mahasiswa fakultas teknik kimia, Universitas Jember, Jawa Timur, mampu mengolah limbah tongkol jagung yang selama ini menjadi sampah dan terbuang percuma menjadi bahan plastik beodegradule atau bahan organik.

limbah tongkol jagung diolah sedemikian rupa dengan pengolahan dan proses dengan cairan tertentu dijadikan bahan plastik beodegradule/ berupa lembaran lembaran kecil.
Untuk menjadikan pemahaman langsung kepada warga, kelompok ini langsung mengajarkan kepada puluhan ibu rumah tangga di Desa Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono, Jember, Jawa Timur.
Proses pembuatan bahan plastik ini pun menggunakan peralatan sederhana dan sudah dikenal kalangan ibu rumah tangga.
Untuk bahan yang dibutuhkan adalah sejumlah tongkol jagung yang sebelumnya dihaluskan terlebih dulu yang kemudian dilakukan proses secara kimia.

Hasil tongkol jagung yang telah dihaluskan tersebut dicampur dengan air dan bahan biopolimer lainnya dalam cawan yang dipanaskan hingga suhu tertentu.

Hasil dari adonan tongkol jagung tersebut, kemudian dikeringkan secara manual atau pun dimasukkan dalam oven pemanas.
Bahan plastik beodegradule yang dibuat ini merupakan bahan ramah lingkungan dan tidak mengandung zat zat kimia yang membahayakan.
Pelatihan ini pembuatan bahan plastik beodegradule mendapat sambutan positif dari kalangan ibu rumah tangga. Karena selain dapat mengisi waktu luang di rumah juga nantinya dapat membantu perekonomian keluarga.
Meski saat ini masih belum diproduksi secara massal dan masih memerlukan proses penelitian lanjutan namun bahan plastik beodegradule dari tongkol jagung merupakan terobosan energi terbarukan bahan plastik yang ramah lingkungan.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE
TAG :

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:24
PAUL POGBA SUDAH PUTUSKAN HENGKANG DARI MANCHESTER UNITED DAN PINDAH KE REAL MADRID   REAL MADRID SIAPKAN TAWARAN UNTUK PEMAIN AJAX AMSTERDAM, DONNY VAN DE BEEK   TINGGALKAN REAL MADRID, GARETH BALE DISARANKAN DIMITAR BERBATOV BALIK KE TOTTENHAM   KOMNAS HAM MINTA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NADIEM MAKARIM MASUKKAN KASUS HAM MASA LALU KE KURIKULUM   KOMNAS HAM DAN PERHIMPUNAN JIWA SEHAT INDONESIA MINTA PEMERINTAH PENUHI HAK PENYANDANG DISABILITAS MENTAL   MENTERI PERDAGANGAN AGUS SUPARMANTO MINTA PERUSAHAAN SAMPAIKAN LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN SECARA RUTIN   TIM PERCEPATAN PENCEGAHAN ANAK KERDIL (TP2AK): 260 KABUPATEN/KOTA JADI DAERAH PRIORITAS PENANGANAN “STUNTING”   KEMENTERIAN BUMN TIDAK PERMASALAHKAN SWASTA PRODUKSI DAN MENJUAL AVTUR   KEMENTERIAN PERHUBUNGAN MINTA OPERATOR BANDARA TERAPKAN SISTEM BERBASIS INTERNET   DIRJEN PERHUBUNGAN UDARA TARGETKAN KERJA SAMA PEMERINTAH & BADAN USAHA PENGELOLA BANDARA KOMODO SELESAI AKHIR TAHUN   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA PEMDA ANGGARKAN POS KHUSUS UNTUK PENCEGAHAN KARHUTLA DALAM APBD   MENTERI BUMN ERICK THOHIR SEBUT DIRUT BANK MANDIRI YANG BARU BERASAL DARI KALANGAN INTERNAL   MENTERI BUMN ERICK THOHIR TELAH MENGANTONGI NAMA YANG AKAN DITUNJUK SEBAGAI DIRUT BANK MANDIRI    WAPRES MA'RUF AMIN: 10% PANGSA PASAR PRODUK HALAL DI DUNIA ADA DI INDONESIA DENGAN TOTAL 214 MILIAR DOLLAR AS