HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV / klik360 / cerita indonesia

Perjalanan Kasus Evi Apita Maya, Caleg NTB yang Dituduh Edit Foto Terlalu Cantik

Senin, 12 Agustus 2019 | 16:47 WIB

Masih ingat dengan calon anggota DPD dapil Nusa Tenggara Barat (NTB), Evi Apita Maya? Evi sempat digugat oleh anggota DPD dari NTB, Farouk Muhammad karena dianggap mengedit foto pencalonan melewati batas kewajaran yang dimuat dalam Alat Peraga Kampanye (APK) dan surat suara pemilu.

Tindakan Evi dinilai Farouk sebagai upaya pembohongan publik karena lewat foto yang “kelewat cantik” itu, Evi meraih suara terbanyak di NTB. Tak hanya soal foto, Farouk juga mempersoalkan sejumlah hal, yakni lambang DPD RI yang dimuat di APK Evi hingga menuding Evi lakukan politik uang.

Sementara, Evi membantah telah memanipulasi foto pencalonannya. Menurutnya, wajar jika peserta pemilu menampilkan foto terbaik dalam APK. Setelah melakukan serangkaian persidangan, MK menolak gugatan yang diajukan Farouk, Jumat (9/8/2019).

Dalam pertimbangannya, mahkamah menyebut dalil gugatan Farouk soal “foto kelewat cantik” merupakan dugaan pelanggaran administrasi yang seharusnya ditangani Bawaslu.

Sementara, dalil Farouk tentang lambang DPD RI dan politik uang, menurut mahkamah juga seharusnya dilaporkan ke Bawaslu. Farouk memang sempat membuat laporan ke Bawaslu, tetapi disampaikan melewati batas waktu. Atas putusan MK, KPU akan segera menetapkan Evi Apita Maya sebagai calon anggota DPD terpilih.

#CalegCantik #EviApitaMaya #CalegNTB

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
12:03
SEDIKITNYA 3 NARAPIDANA TEWAS & 21 TERLUKA AKIBAT KEBAKARAN DI PENJARA AL-MALAZ, RIYADH, ARAB SAUDI, JUMAT DINI HARI   ENAM ORANG TEWAS AKIBAT LETUSAN GUNUNG DI SELANDIA BARU DITEMUKAN   ISIS KLAIM BERTANGGUNG JAWAB ATAS SERANGAN DI MARKAS MILITER NIGERIA YANG MENGAKIBATKAN 71 TENTARA TEWAS   MENSOS JULIARI PASTIKAN 49 KORBAN KONFLIK SAMPANG TERIMA BANTUAN PANGAN NON-TUNAI DAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN   KPK JADWALKAN PEMERIKSAAN KOMISARIS UTAMA PT PERKEBUNAN NUSANTARA III ARIF SATRIA TERKAIT KASUS DISTRIBUSI GULA   MENKO POLHUKAM, KAPOLRI, PANGLIMA TNI, DAN MENHUB GELAR RAKOR UNTUK PASTIKAN NATAL DAN TAHUN BARU BERJALAN AMAN   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO: 17.190 PRAJURIT SIAP AMANKAN NATAL DAN TAHUN BARU 2020   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO USULKAN SOAL IBU KOTA BARU TERCANTUM DI AMENDEMEN UUD 1945 KARENA RENTAN DIBATALKAN    KPK PANGGIL ISTRI BUPATI NONAKTIF LAMPUNG UTARA AGUNG MANGKUNEGARA, ENDAH KARTIKA, SEBAGAI SAKSI KASUS SUAMINYA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM MINTA GURU PAMER INOVASI DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR   BNPB SEBUT DUA ORANG MENINGGAL AKIBAT BANJIR LUMPUR DI DESA BOLAPAPU, SIGI, SULAWESI TENGAH   BKSDA SUMSEL: SEORANG WARGA TEWAS DITERKAM HARIMAU DI KAWASAN HUTAN LINDUNG, LAHAT, SUMATERA SELATAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MINTA KEGIATAN MASYARAKAT YANG BERSIFAT INTOLERAN DIANTISIPASI JELANG NATAL   TERBUKTI MELAWAN HUKUM ATAS KARHUTLA, PT KASWARI UNGGUL DIHUKUM PN JAKSEL BAYAR GANTI RUGI RP 25,5 MILIAR