HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

PT PLN Pangkas Gaji Karyawan untuk Bayar Ganti Rugi Mati Listrik

Rabu, 7 Agustus 2019 | 14:56 WIB

Polisi mendalami penyebab kejadian padamnya listrik di setengah Pulau Jawa. Salah satunya dengan melakukan olah tempat kejadian perkara di jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang berada di Desa Malon, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah. Di lokasi ini sempat terjadi ledakan tegangan tinggi yang diduga menjadi pemicu padamnya listrik.

Selasa (6/8/19), tim laboratorium dan forensik melakukan olah TKP di lokasi ledakan. Garis polisi juga masih terpasang di lokasi kejadian.

Ditemui seusai memenuhi panggilan rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani, belum dapat memastikan penyebab utama padamnya listrik pada Minggu (4/8/19) lalu. Namun, PLN berjanji akan membentuk tim investigasi untuk menyelidiki masalah ini.

Padamnya aliran listrik pada hari Minggu (4/8/19) lalu berdampak bagi banyak sector. Salah satunya bisnis ritel. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyayangkan tak adanya rencana cadangan ketika salah satu sistem kelistrikan PLN rusak. Pengusaha ritel mengestimasi mereka rugi ratusan miliar rupiah.

Menyikapi kerugian warga akibat padamnya listrik, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta membuka posko pengaduan masyarakat. LBH Jakarta akan memberi bantuan hukum bagi masyarakat sebagai konsumen PLN agar bisa mendapatkan ganti rugi yang sesuai.

Gugatan terhadap PLN atas padamnya listrik juga dilakukan oleh Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI). FAMI melaporkan PLN ke Ombudsman RI. PLN dinilai melakukan mala-administrasi, karena tidak memberikan pengumuman kepada masyarakat sebelum melakukan pemadaman listrik di sejumlah daerah.

Selain melapor ke ombudsman, FAMI juga melaporkan PLN ke badan perlindungan konsumen nasional serta melakukan class action di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kerugian akibat padamnya litsrik juga dirasakan oleh PT PLN. PLN harus membayarkan ganti rugi sebesar Rp 839,88 miliar kepada 21,9 juta pelanggan. Seperti yang kami kutip dari laman Kompas.com, untuk menekan kerugian, PLN harus melakukan efisiensi. Salah satunya dengan memangkas gaji direksi dan karyawan, bukan gaji pokok, melainkan insentif kesejahteraan.

#JakartaMatiListrik #MatiListrik #Jakarta

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
10:39
PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA MINTA PEMERINTAH TARIK DAN PERBAIKI RUU “OMNIBUS LAW” SEBELUM DIAJUKAN KE PARLEMEN    BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 4,9 MENGGUNCANG TASIKMALAYA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI   KORBAN MENINGGAL AKIBAT VIRUS KORONA DI TIONGKOK HINGGA 21 FEBRUARI 2020 MENCAPAI 2.233 ORANG   AUSTRALIA SEBUT DUA WARGANYA YANG DIEVAKUASI DARI KAPAL PESIAR DIAMOND PRINCESS POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   WAKIL KETUA KOMISI VII DPR ACE HASAN SYADZILY MINTA MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY TIDAK IKUT CAMPUR SOAL JODOH   KEJAGUNG GANDENG DITJEN PAJAK, KEMENKEU, DAN PPATK TELUSURI ASET TERSANGKA KASUS JIWASRAYA   PERKUMPULAN AHLI ARKEOLOGI INDONESIA MENDESAK GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN BATALKAN FORMULA E DI MONAS   KLHK BANTAH RUU "OMNIBUS LAW" MENGABAIKAN PRINSIP LINGKUNGAN DAN PRO-PEBISNIS BESAR   KEJAGUNG SEBUT BERKAS 5 TERSANGKA KASUS DUGAAN KORUPSI PT JIWASRAYA SUDAH 85 PERSEN RAMPUNG   PBNU MENILAI USULAN MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY SOAL FATWA SI KAYA NIKAHI SI MISKIN TIDAK TEPAT    KEMENDAGRI SEBUT PEMERINTAH AKAN MENYALURKAN DANA DESA SEBESAR RP 72 TRILIUN KEPADA 74.953 DESA DI SELURUH INDONESIA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM INGIN BAHASA INDONESIA JADI BAHASA PENGANTAR DI KAWASAN ASIA TENGGARA   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT RUU KETAHANAN KELUARGA MENGABAIKAN HAM   KPK: KASUS-KASUS BESAR TIDAK TERMASUK YANG DIHENTIKAN PENYELIDIKANNYA