HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Melihat Gelapnya Ibu Kota dari Udara Saat Listrik Mati

Senin, 5 Agustus 2019 | 19:37 WIB

Minggu (4/8) siang, terjadi pemadaman listrik di wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Adapun pemadaman listrik secara serentak hingga malam hari ini terjadi karena sistem di SUTET Ungaran-Pemalang black out. Black out-nya SUTET Ungaran-Pemalang membuat aliran listrik di dua sirkuit tersebut turun drastis, yang kerap disebut dengan istilah N minus 2.

Kemudian, turun drastisnya listrik juga memengaruhi sirkuit Depok-Tasikmalaya, sehingga kejadian ini disebut N minus 3. Artinya, terjadi gangguan listrik pada 3 SUTET secara bersamaan. Inilah yang menyebabkan pemadaman serentak terjadi.

"Dua sirkuit yang di atas ini gangguan, nah ketika gangguan mengarah ke N minus 3 tadi tegangan turun akhirnya sirkuitnya terlepas, dan terpisah sistem listrik antara Barat dan Timur. Inilah yang menyebabkan listrik di bagian Barat Mati sementara Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali menyala," jelas Direktur Pengadaan Strategis II PLN Djoko Raharjo Abumanan.

Matinya listrik hingga kurang lebih 8-18 jam membuat berbagai aktivitas masyarakat lumpuh seketika, utamanya sistem berbasis digital. Moda transportasi umum seperti ojek online, KRL, dan MRT lumpuh sejak listrik mati pukul 11.45 WIB.

Penumpangnya dievakuasi secepat mungkin. Akibatnya, penumpang pun membeludak di beberapa stasiun. Banyak yang duduk-duduk menunggu listrik menyala, berusaha mencari sinyal untuk memesan ojek online, bahkan tak jadi bepergian.

Tak hanya itu, matinya listrik juga membuat ekonomi digital terasa lumpuh. Sejak Minggu siang, banyak minimarket, UKM yang mengandalkan listrik dan pembayaran digital, restoran, dan pedagang pinggir jalan tutup sementara maupun tutup seharian. Bahkan, pom bensin seperti Pertamina terlihat gelap di beberapa wilayah. Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) perbankan yang sepenuhnya mengandalkan listrik tak bisa beroperasi. Warga yang tak membawa uang tunai pun kelimpungan.

Seperti inilah gelapnya ibu kota jakarta dari udara saat listrik mati

#JakartaListrikPadam #ListrikPadam #JakartaMatiListrik

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

CERITA INDONESIA

#RIPNADIA Rindu Sang Bunda

Minggu, 19 Januari 2020 | 00:54 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
07:08
AC MILAN TERTARIK MENDATANGKAN EMRE CAN DARI JUVENTUS PADA BURSA TRANSFER JANUARI 2020   INTER MILAN RESMI MENDATANGKAN ASHLEY YOUNG DARI MANCHESTER UNITED DENGAN KONTRAK ENAM BULAN KE DEPAN   PERTANDINGAN WATFORD VS TOTTENHAM HOTSPUR IMBANG TANPA GOL PADA LAGA LIGA INGGRIS DI STADION VICARAGE ROAD   PERSELA LAMONGAN RESMI MENDATANGKAN MANTAN BEK PERSEBAYA SURABAYA, NOVAN SETYA SASONGKO   BHAYANGKARA FC RESMI MENDATANGKAN PEMAIN ASAL BRASIL RENAN SILVA DENGAN DURASI KONTRAK SATU TAHUN   BAHAS SITUASI DI SURIAH, PRESIDEN TURKI RECEP TAYYIP ERDOGAN AKAN BERTEMU PRESIDEN RUSIA VLADIMIR PUTIN DI JERMAN   KAPAL MOTOR PANJI SAPUTRA YANG ANGKUT 25 DRUM AVTUR HILANG KONTAK DI PERAIRAN MALUKU SEJAK 7 JANUARI 2020    BPBD DKI PASTIKAN GENANGAN DI SEJUMLAH WILAYAH JAKARTA AKIBAT CURAH HUJAN TINGGI SUDAH SURUT   MENKOMINFO JOHNNY G PLATE MENYATAKAN KEWENANGAN PENUNJUKAN DIREKTUR BARU TVRI BERADA DI DEWAN PENGAWAS   WAKIL KETUA BALEG DPR WILLY ADITYA MINTA PEMERINTAH PERHATIKAN ASPIRASI & MASUKAN MASYARAKAT SOAL RUU "OMNIBUS LAW"   KEPALA BIN BUDI GUNAWAN SEBUT KEBERADAAN KERATON AGUNG SEJAGAT DAN SUNDA "EMPIRE" SUDAH TERDETEKSI SEJAK LAMA   MAHASISWA UNIVERSITAS TARUMANEGARA GUGAT POSISI WAGUB DKI YANG KOSONG SEJAK 2018 KE MAHKAMAH KONSTITUSI   POLISI: KECELAKAAN BUS YANG TEWASKAN DELAPAN ORANG DI CIATER MERUPAKAN WISATAWAN ASAL DEPOK   POLISI DUGA KECELAKAAN BUS DI CIATER, KABUPATEN SUBANG, DISEBABKAN REM BLONG