HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Jakarta Masih Jadi Urutan ke-1 Udara Terburuk di Dunia

Kamis, 1 Agustus 2019 | 14:10 WIB

Jakarta, pekan ini masih berada di jajaran kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Kabut tipis tampak menyelimuti ibu kota.Diduga kuat kabut tipis ini bukan kabut biasa, tapi akibat polusi. Menurut situs penyedia peta polusi online, AirVisual, pada Kamis (1/8) pagi ini,Jakarta menempati urutanpertama kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Ibu kota memiliki poin 160 dan kategori tidak sehat berada dalam rentang 151 hingga 200. Kualitas udara di Jakarta masuk dalam kategori merah, yaitu kategori unhealthy atau tidak sehat. Hasil pengukuran AirVisual ini dibantah oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Menteri LHK menyebut,pengukuran AirVisual berbeda metode dan waktu dengan pengukuran yang dilakukan indonesia.

Kementerian LHK dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) justru punya hasil pengukuran yang berbeda. Menurut BMKG, kualitas udara Jakarta masih dalam batas normal. Tingginya polusi di Jakarta terjadi di lokasi dan waktu tertentu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut akan mencari sumber masalah yang menyebabkan tingginya polusi udara di Jakarta.Anies menyebut, nantinya hasil kajian yang diumumkan sebagai langkah Pemprov DKI untuk mengurangi masalah polusi di ibu kota. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah perbaikan lalu lintas.

Meski ada perdebatan soal data pencemaran udara, warga Jakarta kini dihantui bahaya polusi danancaman kesehatan. Menurut riset kesehatan dasar Kementerian Kesehatan di Jakarta tahun 2018, prevalensi asma 2,6% dan prevalensi asma kambuh 52,7%, sementara prevalensi ISPA 2,7%, ISPA anak balita 5,4%, prevalensipneumonia 2,2%, dan pneumonia anak balita 2%.

Sejumlah warga pun resmi mengajukan gugatan warga negara atau citizen law suit kepada Pemprov DKI Jakarta, menteri, hingga Presiden Jokowi.Gugatan itu diajukan karena kualitas udara di Jakarta kian buruk.

#UdaraJakarta #PolusiJakarta #DKIJakarta

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
03:31
TABEA! AUDISI SUCI IX DI KOTA AMBON 28 FEBRUARI 2020, CAFE KAYU MANIS JL. SAM RATULANGI NO. 125, PUKUL 10.00-19.00 WIB   SAMPURASUN! AUDISI SUCI IX HADIR DI BANDUNG 28 FEBRUARI 2020, ENDEUS SPACE JL HASANUDIN NO. 28, PUKUL 10.00-19.00 WIB   POLISI TEMUKAN BANYAK ZAT RADIOAKTIF DI PERUMAHAN BATAN INDAH, TANGERANG SELATAN, BANTEN   MENKO PMK BERHARAP ARAB SAUDI TETAP IZINKAN JEMAAH UMRAH DARI INDONESIA YANG TELANJUR BERANGKAT   PT MRT JAKARTA: PENATAAN STASIUN TELAH DIKERJAKAN & AKAN DIUJI COBA MULAI AWAL MARET 2020   PT MRT JAKARTA TATA STASIUN TANAH ABANG, STASIUN SENEN, STASIUN JUANDA, DAN STASIUN SUDIRMAN   KPK AKAN PERIKSA KETUA KPU ARIEF BUDIMAN SEBAGAI SAKSI KASUS DUGAAN SUAP TERKAIT PAW DPR PADA 28 FEBRUARI 2020   PEMERINTAH KOREA SELATAN PINDAHKAN PASIEN VIRUS KORONA KONDISI SERIUS DI DAEGU & GYEONGSANG UTARA KE SEOUL   ANTISIPASI PENYEBARAN VIRUS KORONA, KEMENLU BUKA POS ALTERNATIF JALUR UTAMA BAGI WNI DI KOREA SELATAN   MENKES SEBUT PROSES PEMULANGAN 68 WNI KRU KAPAL PESIAR DIAMOND PRINCESS TUNGGU SLOT PENERBANGAN   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO: PERSIAPAN OBSERVASI 188 WNI ABK DREAM WORLD DI PULAU SEBARU CAPAI 85 PERSEN   KPK BENTUK SATGAS KHUSUS UNTUK TANGANI LAPORAN HASIL ANALISIS YANG DITERIMA DARI PPATK   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS INGATKAN ANGGOTANYA BERSIKAP NETRAL DALAM PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KPU TERIMA SYARAT DUKUNGAN UNTUK 149 BAKAL PASLON PERSEORANGAN PADA PILKADA 2020