HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Hindari Tabrakan, Mobil Tahanan Terbalik

Minggu, 21 Juli 2019 | 08:18 WIB

Mobil tahanan membawa 24 orang narapidana yang akan dipindahkan dari Lapas Pakjo Palembang ke Lapas Kayuagung Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan terbalik. Sejumlah napi terluka namun tidak ada napi yang kabur dalam kecelakaan tersebut.

Dari tayangan video amatir yang didapat dari warga, seusai kejadian terlihat kendaraan minibus yang membawa tahanan sudah dalam kondisi terguling di tengah jalan.

Penulis : Yudho Priambodo



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
22:32
SUGENG RAWUH! AUDISI SUCI IX SIAP MENYAPA SEMARANG, 20 FEBRUARI 2020 DI AZYX CAFE PUKUL 10.00-19.00. LET'S MAKE LAUGH!   HORAS! IKUTI AUDISI SUCI IX DI KOTA MEDAN, 20 FEBRUARI 2020, DI MOJO SIP & DINE PUKUL 10.00-19.00, LET'S MAKE LAUGH !   MENDAGRI SEBUT PEMERINTAH AKAN MENYALURKAN DANA DESA SECARA LANGSUNG KE REKENING PEMERINTAH DESA   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MENGATAKAN PEMERINTAH TETAPKAN ALOKASI BESARAN DANA DESA RP 960 JUTA UNTUK TIAP DESA   EKONOM SENIOR EMIL SALIM INGATKAN PEMERINTAH AKAN DAMPAK "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA TERHADAP LINGKUNGAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD PERSILAKAN BURUH YANG TOLAK "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA DATANGI DPR   DIPERIKSA KPK, MANTAN DIREKTUR OPERASI PELINDO II DANA AMIN MENGAKU TIDAK TERLIBAT KASUS RJ LINO   BNPB SERAHKAN 1 UNIT HELIKOPTER UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA PREMIUM DI LABUAN BAJO, MANGGARAI BARAT, NTT   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY PASTIKAN ALAT DETEKSI VIRUS KORONA DI INDONESIA TIDAK PERLU DIRAGUKAN VALIDITASNYA   KOMNAS HAM INGATKAN PRESIDEN JOKOWI UNTUK TUNTASKAN KASUS DI PANIAI   KEPALA KANTOR STAF PRESIDEN MOELDOKO BANTAH PERISTIWA PANIAI SEBAGAI PELANGGARAN HAM BERAT   MENLU TURKI MEVLUT CAVUSOGLU MINTA TIONGKOK UNTUK TIDAK MENGANGGAP SEMUA ETNIS UIGHUR SEBAGAI TERORIS    TNI SIAP MENGAMANKAN PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   POLDA JATIM MINTA PUTRA PIMPINAN PESANTREN DI JOMBANG HADIRI PEMERIKSAAN SEBAGAI TERSANGKA KASUS PELECEHAN SEKSUAL