HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV / nasional / sapa indonesia

Perajin Jepara Membuat Gelang untuk Jemaah Calon Haji

Kamis, 18 Juli 2019 | 16:00 WIB

Musim haji tiba tiba pula bagi para perajin monel atau logam baja putih di Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamat, Jepara, Jawa Tengah untuk lebih sibuk. Pasalnya para perajin mendapatkan pesanan ratusan ribu gelang yang nantinya akan dikenakan oleh jemaah calon haji Indonesia di tanah suci.

Gelang-gelang ini wajib dikenakan oleh jemaah calon haji sebagai identitas haji Indonesia yang digunakan sebagai penanda saat berada di tanah suci.

Berbeda dengan gelang haji pada tahun lalu tahun ini tidak lagi disematkan barcode karena kerap rusak dan tak bisa terbaca. Sebagai pengganti tahun ini menggunkaan kode nama kantor atau tempat yang mengatur urusan ibadah haji atau disebut maktab untuk memudahkan mengenali jemaah serta berguna saat jemaah haji tersesat atau butuh pertolongan.

Untuk menyelesaikannya ratusan ribu gelan ini para perajin membutuhkan waktu selama tiga bulan. Gelang haji ini selanjutnya akan didistribusikan ke 19 embarkasi yang ada diseluruh Indonesia dan nantinya akan dikenakan oleh jemaah calon haji sebelum bertolak ke tanah suci.

#NaikHaji2019 #GelangJemaah #JemaahCalonHaji

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
22:23
PPP DORONG PEMERINTAH DAN DPR SAHKAN RKUHP DAN RUU LARANGAN MINUMAN BERALKOHOL   MUKERNAS V PPP SETUJUI PERCEPATAN PEMILIHAN KETUM YANG SEMESTINYA PADA MUKTAMAR 2021 MENJADI 2020 SETELAH PILKADA   AMNESTY INTERNATIONAL SEBUT HUKUMAN MATI TIDAK TIMBULKAN EFEK JERA   AMNESTY INTERNATIONAL NILAI HUKUMAN MATI TIDAK MENURUNKAN ANGKA KASUS KEJAHATAN TERTENTU   JUVENTUS TAWARKAN KONTRAK BARU UNTUK PAULO DYBALA   DAVID ALABA MINTA MANAJEMEN BAYERN MUENCHEN PERMANENKAN PHILIPPE COUTINHO   DEMO TOLAK UU KEWARGANEGARAAN DI INDIA AKIBATKAN LIMA ORANG TEWAS   IKATAN GURU INDONESIA DUKUNG KEMENDIKBUD GANTI UN MENJADI ASESMEN KOMPETENSI DAN SURVEI KARAKTER   KOMITE PEMANTAUAN PELAKSANA OTONOMI DAERAH SARANKAN PEMERINTAH LIBATKAN PEMDA DALAM PEMBENTUKAN RUU “OMNIBUS LAW”   KLHK: 85 PERSEN PERUSAHAAN TAATI ATURAN LINGKUNGAN HIDUP   KEMENTERIAN PERHUBUNGAN ANTISIPASI LONJAKAN PENUMPANG SAAT LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU DI AMBON   ANGGOTA KOMISI III DPR ARSUL SANI: TAK SEHARUSNYA PPATK UNGKAP TEMUAN REKENING KASINO KEPALA DAERAH KE PUBLIK   PEMPROV KEPULAUAN RIAU ANGGARKAN RP 9,3 MILIAR UNTUK PERBAIKAN JEMBATAN DOMPAK   PEMPROV DKI AKAN BANGUN LRT RUTE PULOGADUNG-KEBAYORAN LAMA YANG MELINTASI KAWASAN KEBON SIRIH MENUJU TANAH ABANG