HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV / nasional / berita kompas tv

Ada Sinyal Oposisi Masuk Kabinet, Koalisi Jokowi-Ma'ruf Mulai Cemas Soal Kursi Menteri

Rabu, 17 Juli 2019 | 14:30 WIB

Pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Moda Raya Terpadu Sabtu (13/7/2019) lalu bisa mengubah peta politik koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Santer terdengar tawaran kursi menteri kepada Partai Gerindra. Seiring dengan terjadinya pertemuan yang dianggap sebagai rekonsiliasi 2 kubu di Pemilihan Presiden 2019. Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais mengklarifikasi pertemuan Prabowo dengan Jokowi Sabtu (13/7/2019) lalu. Setelah dijelaskan Prabowo, Amien setuju dengan adanya pertemuan itu.

Namun Amien juga mengingatkan agar koalisi yang mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden tidak tergiur mendapat kursi di kabinet pasca pertemuan Jokowi-Prabowo. Sebab demokrasi butuh oposisi. Untuk memberikan pengawasan kepada pemerintahan.

Soal adanya oposisi didukung oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa, Jazilul Fawaid. Jazilul khawatir bila oposisi masuk, koalisi bisa tidak satu kata selama 5 tahun pemerintahan. Pernyataan ini juga bisa dimaknai soal kursi menteri buat koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf yang berkurang bila partai koalisi lawan ikut ‘’nimbrung’’ dalam kabinet. Karena bila masuk Gerindra, PKSdan PANpunya cukup daya tawar dalam kabinet. Makanya Partai Golkar senantiasa menegaskan supaya hanya koalisi Jokowi-Ma'ruf yang bisa mendapatkan kursi menteri dan dibagi secara proporsional perolehan suara DPR. Soal minta bagian kursi menteri ucapan Ketua Umum Partai Nasdem lebih memukau. Surya di hadapan Jokowi Selasa (16/7/2019) malam mengatakan bahwa hubungannya dengan Jokowi adalah karena pertemanan bukan karena kursi menteri.

Macam polah para petinggi partai koalisi Jokowi-Ma'ruf memang terkesan tak ingin supaya partai pendukung Prabowo-Subianto di Pilpres 2019 dapat jatah kursi menteri dan pejabat setingkat menteri. Masuk akal, karena memang setelah bertarung dengan alot di Pilpres sebaiknya Prabowo dan partai koalisinya menjadi oposisi. Menjaga pagar demokrasi agar tetap utuh. Dengan kekuasaan eksekutif yang tetap diawasi para oposisi di Senayan.

#KoalisiPemerintah #Oposisi #JokowiMaruf

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
13:10
GAGAL KALAHKAN REAL SOCIEDAD, PEMAIN BARCELONA SERGIO BUSQUETS PERTANYAKAN STANDAR GANDA VAR   MAURIZIO SARRI SEBUT EMRE CAN ATAU ADRIEN RABIOT AKAN BERMAIN INTI SAAT LAGA MELAWAN UDINESE PADA PEKAN KE-16 SERIE A   DANNY MURPHY SARANKAN MANCHESTER UNITED MEMBELI RAUL JIMENEZ UNTUK MENAMBAH AMUNISI DI LINI DEPAN   MAURIZIO SARRI: GONZALO HIGUAIN, PAULO DYBALA, DAN CRISTIANO RONALDO HANYA DIMAINKAN BERSAMA PADA KONDISI KHUSUS   MENPORA & GUBERNUR DKI RESMIKAN SEKOLAH BERKUDA STANDAR INTERNASIONAL DI JIEPP, PULO MAS JAYA, JAKARTA    PT JASA MARGA MEMPREDIKSI TOL LAYANG JAKARTA-CIKAMPEK ATAU JAPEK II MAMPU KURANGI KEPADATAN HINGGA 40 PERSEN   MENTERI PUPR: KAWASAN PERMUKIMAN NELAYAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN KHUSUS SEKALIGUS MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA   MENTERI PUPR BASUKI HADIMULJONO MENYATAKAN SIAP BANTU PARA NELAYAN INDONESIA UNTUK MEMILIKI RUMAH LAYAK HUNI   MENTERI TETEN MASDUKI SEBUT INDONESIA KALAH DARI TIONGKOK, KORSEL, DAN THAILAND DALAM PENGEMBANGAN EKSPOR UMKM   MENTERI KOPERASI DAN UKM TETEN MASDUKI PASTIKAN INDONESIA TAK AKAN IMPOR CANGKUL TAHUN DEPAN   GUBERNUR KHOFIFAH: LEBIH DARI 80 PERSEN KEBUTAAN DI JAWA TIMUR DISEBABKAN KATARAK YANG TAK TERTANGANI   GUBERNUR KHOFIFAH SEBUT JUMLAH PENDERITA KATARAK DI JAWA TIMUR TINGGI & MELAMPUI JUMLAH RATA-RATA NASIONAL   GUBERNUR KHOFIFAH INDAR PARAWANSA BERHARAP PROVINSI JAWA TIMUR BISA BEBAS DARI KATARAK PADA 2023   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: JUMLAH PEJALAN KAKI DI JAKARTA PALING RENDAH DIBANDING KOTA BESAR LAINNYA