HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV / nasional / aiman

Peneliti LIPI : Tujuan Akhir Kerusuhan, Kekacauan untuk Mengganti Kekuasaan - AIMAN

Rabu, 26 Juni 2019 | 22:50 WIB

Jurnalis KompasTV Aiman Witjaksono mewawancarai Guru Besar Universitas Bhayangkara Jakarta sekaligus Peneliti LIPI, Hermawan Sulistyo, terkait pelaku penembakan di Kerusuhan 21-22 Mei 2019. Korban kerusuhan diduga ditembak oleh seseorang dengan posisi tiarap. “Karena sebagian korban sudut tembakannya dari sudut bawah ke atas, misalnya dari lengan sampai bahu dekat leher.

Artinya, kalau di tengah kerusuhan tidak mungkin. Dia bisa terinjak-injak,” jelas Hermawan. Lebih lanjut, Hermawan menyebut eksekusi korban guna memicu kerusuhan lebih besar dengan cara merekam penemuan korban dan menyebarkannya hingga viral.

Lantas, apa tujuan kerusuhan ini? Hermawan mengungkap sejumlah analisanya; [1] Kerusuhan dilakukan oleh pihak berkepentingan yang tidak bisa merebut kekuasaan dengan demokrasi; [2] Dalang kerusuhan adalah orang yang memiliki kepentingan dengan kekuasaan baru, seperti pihak yang terkait kasus korupsi; [3] Kerusuhan digerakkan oleh orang-orang yang diuntungkan jika terjadi kekacauan dan ketidakpastian politik. Mereka adalah pihak yang tidak berpikir tentang bangsa, negara, dan masa depan. Meski demikian, Hermawan mengungkap masih banyak orang yang terjebak hoaks dan meyakini bahwa kerusuhan sebagai sebuah perjuangan idealisme.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
02:04
JUVENTUS TAWARKAN KONTRAK BARU UNTUK PAULO DYBALA   GANDA PUTRA MOHAMMAD AHSAN/HENDRA SETIAWAN JUARA BWF WORLD TOUR FINALS 2019   KOMITE PEMANTAUAN PELAKSANA OTONOMI DAERAH SARANKAN PEMERINTAH LIBATKAN PEMDA DALAM PEMBENTUKAN RUU “OMNIBUS LAW”   KLHK: 85 PERSEN PERUSAHAAN TAATI ATURAN LINGKUNGAN HIDUP   WALI KOTA JAKBAR TUNGGU REKOMENDASI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH DAN INSPEKTORAT TERKAIT PPSU DIRENDAM DI SALURAN AIR   DITJEN PAS UNGKAP PENYELUNDUPAN NARKOBA KE LAPAS MAUPUN RUTAN MENGGUNAKAN “DRONE”   WAKIL KETUA KPK SAUT SITUMORANG: HUKUMAN MATI TIDAK SESUAI PANCASILA   KOMITE PEMANTAUAN PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH MINTA PEMERINTAH BERI KEPASTIAN SOAL MORATORIUM PEMEKARAN DAERAH   KPK DALAMI TEMUAN PPATK SOAL KEPALA DAERAH SIMPAN UANG DI KASINO LUAR NEGERI   KPK HARAP PRESIDEN JOKOWI SEGERA UMUMKAN HASIL INVESTIGASI KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS NOVEL BASWEDAN   ANTISIPASI BENCANA ALAM, KAI DAOP 3 CIREBON SIAPKAN ALAT MATERIAL UNTUK SIAGA (AMUS) DI 20 TITIK STASIUN   KOMINFO JAMIN JARINGAN TELEKOMUNIKASI LANCAR SAAT LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU   KEMENTERIAN PUPR DUKUNG PENYEDIAAN INFRASTRUKTUR BERBASIS MASYARAKAT DI BANTEN   MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO GANDENG KORPS ALUMNI HMI UNTUK SOSIALISASIKAN RUU “OMNIBUS LAW”