HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV / nasional / jejak kasus

Tata Ulang Tanah Abang - JEJAK KASUS

Minggu, 16 Juni 2019 | 18:00 WIB

Kondisi kawasan Tanah Abang terlihat semrawut. Banyak hal yang membuat kawasan Tanah Abang terlihat semrawut, diantaranya semakin maraknya para pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya diatas trotoar, ramainya pengunjung yang lalu lalang, serta padatnya arus lalu lintas yang terjadi di kawasan Tanah Abang. Sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara, Tanah Abang perlu ditata ulang untuk mengurai kesemrawutan yang sudah terjadi.

Untuk mengatasi PKL, Pemprov DKI telah meyediakan jembatan penyebrangan multiguna atau skybridge untuk menampung sebagian PKL dengan menyediakan kios sebanyak 400 kios. Sementara bagi PKL yang tidak tertampung di skybridge akan dipindahkan ke blok G Pasar Tanah Abang. Setelah dipindahkan ke skybridge para pedagang mersa nyaman berjualan di atas skybridge dibanding di atas trotoar.

Saat aksi demonstrasi pada tanggal 21-22 Mei, pasar Tanah Abang lumpuh total, dan para pedagang menutup toko-toko mereka demi keamanan. Akibat penutupan tersebut para pedagan mengalami kerugian yang sangat besar dan roda bisnis Tanah Abang mengalami kerugian mencapai ratusan miliar.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
14:35
GELANDANG RB SALZBURG, TAKUMI MINAMINO, MASUK DAFTAR BELANJA LIVERPOOL JELANG BURSA TRANSFER MUSIM DINGIN   PASANGAN GANDA PUTRA, MOHAMMAD AHSAN/HENDRA SETIAWAN, KALAH PADA LAGA PENYISIHAN GRUP BWF WORLD TOUR FINALS 2019   KONTRAK HABIS AKHIR DESEMBER 2019, PELATIH TIMNAS U-23 INDRA SJAFRI MENYATAKAN BELUM PUTUSKAN MASA DEPANNYA   MENPORA PASTIKAN PENGHARGAAN UNTUK ATLET BERPRESTASI DI SEA GAMES 2019 AKAN NAIK SESUAI ARAHAN PRESIDEN JOKOWI   PERSIJA OPTIMISTIS BISA BANGKIT DAN MENANG DALAM LAGA MELAWAN MADURA UNITED DI PEKAN KE-32 LIGA 1 2019   KELOMPOK MILITAN ISIS KLAIM BERTANGGUNG JAWAB ATAS SERANGAN DI MARKAS MILITER NIGERIA YANG TEWASKAN 71 TENTARA   PEMIMPIN SIPIL MYANMAR AUNG SAN SUU KYI MELONTARKAN PERINGATAN SETELAH DITUDING MELAKUKAN GENOSIDA ATAS ROHINGYA   UNESCO MENETAPKAN PENCAK SILAT SEBAGAI WARISAN BUDAYA TAK BENDA   LIPI MENYATAKAN BARANG IMPOR YANG MEMBANJIRI "E-COMMERCE" ANCAM KEBERLANGSUNGAN INDUSTRI LOKAL   MENTERI BUMN ERICK THOHIR MENYATAKAN AKAN BATASI RANGKAP JABATAN DIREKSI DAN KOMISARIS BUMN   PPATK TARGETKAN INDONESIA JADI ANGGOTA ORGANISASI ANTI-PENCUCIAN UANG & PENANGANAN TERORISME PADA 2021   BAHAS KERJA SAMA PERTAHANAN, MENHAN PRABOWO SUBIANTO BERTEMU MENHAN UNI EMIRAT ARAB MOHAMMED AHMED AL BOWARDI   PRESIDEN JOKOWI TARGETKAN REKONSTRUKSI BANGUNAN AKIBAT KERUSUHAN DI WAMENA, PAPUA, SELESAI SEBELUM APRIL 2020   PENELITI FORMAPPI LUCIUS KARUS PESIMISTIS DPR BISA SELESAIKAN 247 RUU DALAM PROLEGNAS SELAMA 5 TAHUN KE DEPAN