HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 top 3 news

Tiga Berita Terpopuler-20 Mei 2019

Senin, 20 Mei 2019 | 21:30 WIB

1.Polisi tangkap seorang guru honorer berinisial H asal Pamekasan, Jawa Timur karena tuliskan ancaman kepada Presiden Jokowi di Medsos. Menurut Polisi, H juga kerap sebarkan berita bohong di media sosial.

2. Hingga kini KPU sudah lakukan rekapitulasi suara 30 Provinsi. Pasangan Jokowi-Ma’ruf peroleh 76 juta lebih suara. Pasangan Prabowo-Sandi raih 62 juta lebih suara.

3. Polisi tingkatkan penjagaan di gedung KPU dan Bawaslu untuk antisipasi teroris hingga kerusuhan jelang pengumuman hasil pemilu 22 Mei 2019. Polisi juga akan tingkatkan pengamanan di tempat-tempat rawan.

Editor : I Wayan Gede Astaphala

TAG :


BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:06
KPK SITA TIGA KENDARAAN DAN UANG SAAT PENANGKAPAN MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI   ICW MINTA POLISI TERUS INFORMASIKAN PERKEMBANGAN KASUS DUGAAN PUNGUTAN LIAR DI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA   KEMENLU: TIDAK ADA WNI TERDAMPAK DEMONSTRASI TERKAIT GEORGE FLOYD DI AMERIKA SERIKAT   MENTERI KEUANGAN SRI MULYANI SEBUT INSENTIF TENAGA KESEHATAN BARU CAIR RP 10,45 MILIAR   POLRI: 160 NARAPIDANA PENERIMA ASIMILASI LAKUKAN KEJAHATAN LAGI   PRESIDEN JOKO WIDODO BERHARAP PERTUMBUHAN EKONOMI KE DEPAN TAK SAMPAI MINUS   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: DONOR PLASMA DARAH PASIEN SEMBUH AKAN DIGUNAKAN TERAPI PADA PASIEN BELUM SEMBUH   GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA AJAK PASIEN COVID-19 YANG SEMBUH SUMBANGKAN PLASMA DARAH   JUBIR PENANGANAN COVID-19 ACHMAD YURIANTO: BELUM SEMUA KASUS POSITIF COVID-19 BISA TERKONFIRMASI   JUBIR PENANGANAN COVID-19: PER 3 JUNI 2020, ADA 28.233 POSITIF, 8.406 SEMBUH, DAN 1.698 PASIEN MENINGGAL   BALEG DPR TUNDA PEMBAHASAN DAFTAR INVENTARISASI MASALAH (DIM) TERKAIT KOPERASI DI RUU CIPTA KERJA   PEMKOT DEPOK KLAIM MASIH BISA LAKUKAN 3.000 TES COVID-19    HELMY YAHYA CABUT GUGATAN SOAL PEMECATAN DIRINYA OLEH DEWAS TVRI   KEMENTERIAN PPPA: PENGASUHAN ANAK DI ERA NORMAL BARU PERLU PEDOMAN