HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas bisnis

Amankan Likuiditas Perusahaan Non Bank, BI Hidupkan Lagi Surat Berharga Komersial

Senin, 20 Mei 2019 | 14:20 WIB

Untuk mengamankan likuiditas bagi perusahaan non bank, Bank Indonesia secara resmi mulai menghidupkan kembali instrumen surat berharga komersial alias commercial paper. Fasilitas ini akan memungkinkan perushaan mendapatkan pembiayaan alias utang jangka pendek di pasar uang.

Menurut Bank Indonesia saat ini ada 90 emiten yang berpeluang membutuhkan pendanaan jangka pendek. Dalam seminggu terakhir capital outflow terjadi di semua instrumen keuangan. Tercermin dari IHSG dan rupiah yang terpuruk.

Bank Indonesia menegaskan tak bisa hanya bergantung pada investasi asing. Indonesia harus mengembangkan pasar keuangan domestik. Salah satunya adalah surat berharga komersial.

#SuratBerhargaKomersial #BankIndonesia

Editor : Imanuel Gilang Krisjanuar



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:29
KPK SITA TIGA KENDARAAN DAN UANG SAAT PENANGKAPAN MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI   ICW MINTA POLISI TERUS INFORMASIKAN PERKEMBANGAN KASUS DUGAAN PUNGUTAN LIAR DI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA   KEMENLU: TIDAK ADA WNI TERDAMPAK DEMONSTRASI TERKAIT GEORGE FLOYD DI AMERIKA SERIKAT   MENTERI KEUANGAN SRI MULYANI SEBUT INSENTIF TENAGA KESEHATAN BARU CAIR RP 10,45 MILIAR   POLRI: 160 NARAPIDANA PENERIMA ASIMILASI LAKUKAN KEJAHATAN LAGI   PRESIDEN JOKO WIDODO BERHARAP PERTUMBUHAN EKONOMI KE DEPAN TAK SAMPAI MINUS   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: DONOR PLASMA DARAH PASIEN SEMBUH AKAN DIGUNAKAN TERAPI PADA PASIEN BELUM SEMBUH   GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA AJAK PASIEN COVID-19 YANG SEMBUH SUMBANGKAN PLASMA DARAH   JUBIR PENANGANAN COVID-19 ACHMAD YURIANTO: BELUM SEMUA KASUS POSITIF COVID-19 BISA TERKONFIRMASI   JUBIR PENANGANAN COVID-19: PER 3 JUNI 2020, ADA 28.233 POSITIF, 8.406 SEMBUH, DAN 1.698 PASIEN MENINGGAL   BALEG DPR TUNDA PEMBAHASAN DAFTAR INVENTARISASI MASALAH (DIM) TERKAIT KOPERASI DI RUU CIPTA KERJA   PEMKOT DEPOK KLAIM MASIH BISA LAKUKAN 3.000 TES COVID-19    HELMY YAHYA CABUT GUGATAN SOAL PEMECATAN DIRINYA OLEH DEWAS TVRI   KEMENTERIAN PPPA: PENGASUHAN ANAK DI ERA NORMAL BARU PERLU PEDOMAN