HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Pasca-pengakuan Terduga Teroris yang Akan Lakukan Teror 22 Mei, KPU Diperketat

Minggu, 19 Mei 2019 | 19:24 WIB

Polisi meningkatkan penjagaan di gedung KPU dan Bawaslu jelang pengumuman hasil pemilu 2019. Polisi mengantisipasi teroris hingga kerusuhan jelang pengumuman hasil pemilu pada 22 Mei 2019.

Hal ini dilakukan setelah mendapatkan pengakuan terduga teroris yang ditangkap di Bogor, Jawa Barat. Terduga teroris Endang alias Abu Radi alias Pak Jenggot berencana melakukan teror saat pengumuman hasil pemilu pada 22 Mei 2019. Selain di KPU dan Bawaslu, polisi juga akan meningkatkan pengamanan di tempat-tempat rawan.

#KPU #PenjagaanKPU #Kerusuhan22Mei

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
03:53
MANCHESTER CITY TERTARIK DATANGKAN PEMAIN BARCELONA, SERGI ROBERTO   TOLAK MANCHESTER UNITED, JAMES MADDISON SIAP PERPANJANG KONTRAK DI LEICESTER CITY   JUBIR PENANGANAN COVID-19 ACHMAD YURIANTO: TAAT PROTOKOL KESEHATAN HARUS JADI BUDAYA   PERLUDEM MINTA KPU DAPAT SEDIAKAN APD COVID-19 SEBELUM TAHAPAN PILKADA   BUPATI BOGOR ADE YASIN PERPANJANG MASA PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR HINGGA 18 JUNI 2020   KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN: KEAMANAN SISWA DAN GURU PRIORITAS SAAT ERA TATANAN NORMAL BARU   KEMENPAN RB APRESIASI KORLANTAS POLRI TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN DI SATPAS   PEMKOT BOGOR LANJUTKAN PERPANJANGAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR SAAT MASA TRANSISI HINGGA SATU BULAN KE DEPAN   KPU BERHARAP USULAN TAMBAH ANGGARAN PILKADA TUNTAS SEBELUM PERTENGAHAN JUNI   KOMISI II DPR: PENAMBAHAN ANGGARAN PILKADA UNTUK PENGADAAN ALAT KESEHATAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD PASTIKAN PILKADA SERENTAK TAK AKAN DIGESER KE 2021   WALI KOTA BEKASI TARGETKAN PELAKSANAAN ADAPTASI TATANAN NORMAL BARU SELESAI 30 JUNI 2020   DISHUB DKI JAKARTA: PSBB TRANSISI, KELUAR MASUK JAKARTA TETAP WAJIB PUNYA SURAT IZIN KELUAR MASUK   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: IDEALNYA TES COVID-19 PER HARI MENCAPAI 30.000 ORANG