HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas bisnis

Pasutri Ini Ditangkap karena Penipuan Valas Miliaran Rupiah

Selasa, 12 Februari 2019 | 13:40 WIB

Sepasang suami istri ditangkap, karena terbukti menipu dengan nominal Rp700 juta hingga Rp5 miliar.

Kasus ini terjadi pada Oktober 2018. pelaku yang bekerja di sebuat tempat penukaran valas menawarkan kepada para korban mata uang asing. Namun setelah menerima uang dari para korban, pelaku lantas menggunakannya untuk kebutuhan pribadi, yakni untuk membayar utang.

Tersangka berinisial LW dan GRH pun dikenakan pasal 378 KUHP, tentang tindak pidana perbankan dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara.

Penulis : | Editor : Desy Hartini




BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
08:21
KEMENPERIN BENTUK TIM PEMANTAU PROTOKOL KESEHATAN KEGIATAN INDUSTRI   CEGAH PENYEBARAN KORONA MELALUI UDARA, JUBIR PENANGANAN COVID-19 IMBAU WARGA TAK BERBICARA SAAT DI ANGKUTAN   MENDAGRI TITO KARNAVIAN LARANG PETAHANA CANTUMKAN IDENTITAS DI KEMASAN BANTUAN SOSIAL   KEMENDIKBUD LARANG PENYELENGGARAAN PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH SECARA LANGSUNG   MENDAGRI MINTA KEPALA DAERAH KENALKAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU DENGAN PENDEKATAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL   KEMENKES TETAPKAN BATASAN BIAYA TERTINGGI “RAPID TEST” RP 150.000 UNTUK PASIEN MANDIRI   PT JAKARTA PROPERTINDO OPTIMISTIS REVITALISASI PUSAT KESENIAN TAMAN ISMAIL MARZUKI SELESAI 2021   KLAIM SUDAH BERDAMAI DENGAN SENIMAN, PT JAKARTA PROPERTINDO LANJUTKAN REVITALISASI TAMAN ISMAIL MARZUKI   POLRI AKAN BERKOORDINASI DENGAN KEJAKSAAN AGUNG TERKAIT PENANGANAN KASUS MARIA PAULINE LUMOWA   DITPOLAIRUD POLDA BALI TANGKAP 7 PELAKU PERDAGANGAN PENYU HIJAU YANG DILINDUNGI   HASIL SURVEI LITBANG KOMPAS: 69,6 PERSEN SETUJU “RESHUFFLE” MENTERI KABINET KERJA   KAPOLRESTABES MEDAN SITA ALAT KONTRASEPSI DAN SEJUMLAH UANG DARI PENANGKAPAN SELEBRITAS HH   POLDA METRO JAYA SEBUT 19 KORBAN KEJAHATAN SEKSUAL WNA PERANCIS, FAC, SUDAH DIKETAHUI IDENTITASNYA   KETUA KOMNAS PEREMPUAN ANDY YENTRIYANI: TIDAK ADA ALASAN BAGI DPR MENUNDA PENGESAHAN RUU PKS