HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Ekspor Ikan Ke Jepang Terhambat Bea Ekspor

Rabu, 30 Januari 2019 | 14:10 WIB

Pemerintah Indonesia membujuk regulator Jepang untuk melunakkan tarif bea ekspor produk perikanan Indonesia.

Saat ini, Jepang mematok tarif produk perikanan Indonesia sebesar 7% saat negara lain menikmati tarif 0%.

Pemerintah indonesia punya alasan kuat untuk "memancing" ekspor perikanan ke Jepang. Produksi perikanan dan kelautan dalam negeri semakin melimpah seiring sulitnya kapal asing menangkap ikan di laut Indonesia.

Penulis : Haris Mahardiansyah | Editor : edika ipelona




BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
15:32
JAGA STABILITAS FINANSIAL DI MASA PANDEMI BERSAMA M ANDOKO. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   SAMBUT PENERAPAN TATANAN NORMAL BARU, LIFT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA GUNAKAN TOMBOL KAKI   GUBERNUR JAWA TENGAH GANJAR PRANOWO SEBUT KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR TUNGGU KEPUTUSAN MENDIKBUD    TNI ANGKATAN UDARA BANTU SISIR LOKASI KAPAL CEPAT YANG HILANG DI LAUT MALUKU   WAPRES MA'RUF AMIN TEGASKAN PEMERINTAH SANGAT SERIUS KAJI PENERAPAN "NEW NORMAL"    MENPAN RB TJAHJO KUMOLO IMBAU ASN PATUHI PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PENERAPAN TATANAN NORMAL BARU   GUBERNUR ANIES BASWEDAN: MULAI BESOK KEGIATAN BERIBADAH DI RUMAH IBADAH BISA DILAKUKAN   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN: BELAJAR DI SEKOLAH TIDAK AKAN DIMULAI SAMPAI KONDISI AMAN   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT GRAFIK KASUS POSITIF KORONA MENURUN, 66 RW MASIH ZONA MERAH   PERPANJANG PSBB, GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN: BULAN JUNI TRANSISI MENUJU AMAN, SEHAT, DAN PRODUKTIF   PRESIDEN JOKOWI INGIN TIRU KOREA SELATAN LACAK VIRUS KORONA PAKAI SISTEM TEKNOLOGI TELEKOMUNIKASI    CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA, KPK GELAR "RAPID TEST" UNTUK 2.000 PEGAWAI DAN TAHANAN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: AWAL TAHUN AJARAN BARU TETAP, TAPI BELAJAR DARI RUMAH   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY SEBUT PRESIDEN JOKOWI INGIN INDONESIA BISA MEMPRODUKSI VAKSIN KORONA TAHUN INI