Kompas TV klik360 news vlog

Kejutan! Doctors Go Wild dari Dokumenter Televisi Menjadi Buku

Sabtu, 26 Januari 2019 | 11:00 WIB

Doctors Go Wild (DGW) adalah program dokumenter produksi Kompas TV yang mengisahkan para dokter menjelajah ke pelosok nusantara untuk melihat berbagai tata cara pengobatan tradisional yang dilakukan masyarakat di daerah tujuan. Cerita di dalamnya merupakan hasil observasi, pengalaman live in dari Dokter Ratih dan Dokter Andri, sang pembawa acara.

Semua pengalaman dan petualangan tim DGW ketika menjelajah dan berinteraksi dengan warga dituangkan ke dalam buku. Namun Dokter Ratih tidak mengetahui kalo bukunya sudah selesai dan terbit. Jurnalis Digital Kompas TV, Dian Septina memberikan kejutan. Berhasil ga ya?

Penulis : Haris Mahardiansyah | Editor : Imanuel Gilang Krisjanuar




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:20
POLSEK KEMAYORAN GELAR "RAPID TEST" COVID-19 SETELAH SATU ANGGOTANYA POSITIF TERINFEKSI KORONA   SATGAS PENANGANAN COVID-19: KASUS BARU VIRUS KORONA BERTAMBAH 2.473 DALAM 24 JAM TERAKHIR   KEMLU SEBUT KBRI DI BEIRUT BERI BANTUAN LOGISTIK PASCA-LEDAKAN DI LEBANON   KEMENLU SEBUT ADA 5 WNI YANG DITANGKAP DI MALAYSIA KARENA MEMBAWA 230 KILOGRAM GANJA   KUASA HUKUM HADI PRANOTO, ANGGA BUSRA, SEBUT KLIENNYA SIAP PENUHI PANGGILAN POLDA METRO JAYA   DITLANTAS POLDA METRO JAYA AKAN TILANG PELANGGAR GANJIL-GENAP MULAI SENIN, 10 AGUSTUS 2020   PEMKOT CIMAHI, JAWA BARAT, DITUTUP SELAMA 3 HARI SETELAH EMPAT ASN POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   POLRESTABES SURABAYA TANGKAP GILANG TERKAIT KASUS DUGAAN PELECEHAN SEKSUAL DI JALAN CILIK RIWUT, KAPUAS, KALTENG   TERSANGKA KASUS PELARIAN BURON DJOKO TJANDRA, ANITA KOLOPAKING PENUHI PANGGILAN BARESKRIM POLRI   PEMKOT SURABAYA PERCEPAT PERBAIKAN STADION GELORA BUNG TOMO SESUAI STANDAR FIFA UNTUK PIALA DUNIA U-2020   HADI PRANOTO LAPORKAN KETUA CYBER INDONESIA MUANNAS ALAIDID KE POLDA METRO JAYA ATAS TUDUHAN PENCEMARAN NAMA BAIK   MENLU RETNO MARSUDI HUBUNGI MENLU AS MIKE POMPEO BAHAS KERJA SAMA VAKSIN KORONA DAN INVESTASI PERDAGANGAN   MENLU SEBUT PERWAKILAN INDONESIA DI INDIA AKAN DAMPINGI WNI YANG MENDAPAT PUTUSAN UNTUK BAYAR DENDA   MENTERI LUAR NEGERI RETNO MARSUDI: 431 WNI JAMAAH TABLIG DI INDIA DIDENDA BERKISAR ANTARA 5.000-10.000 RUPEE