HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Dialog: Pilpres Penuh Fanatisme, Golput Menguat? [1]

Jumat, 11 Januari 2019 | 21:00 WIB

Fanatisme berlebihan dalam mendukung salah satu paslon di Pilpres 2019 membuat sebagian masyarakat bingung dan kecewa.

Kondisi ini dikhawatirkan bisa berdampak pada tingkat partisipasi pemilih dan mendongkrat angka golput.

Apa langkah yang harus dilakukan KPU dan Timses untuk meyakinkan para pemilih untuk menggunakan hak suara mereka di Pileg dan Pilpres nanti?

Kita bahas bersama Peneliti Litbang Kompas, Sultoni serta lewat sambungan satelit peneliti senior Network for Democracy Electoral Integrity Netgrit yang juga mantan Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiansyah.

Penulis : | Editor : Imanuel Gilang Krisjanuar




BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
07:55
TIM KOMUNIKASI GUGUS TUGAS: ANGKA KESEMBUHAN PASIEN COVID-19 DI INDONESIA MENCAPAI 50 PERSEN   POLRI MINTA KORBAN UJARAN KEBENCIAN, SARA, DAN PENCEMARAN NAMA BAIK DI MEDIA SOSIAL TIDAK SEGAN MELAPOR KE KEPOLISIAN   MENDAGRI TITO KARNAVIAN LARANG PETAHANA CANTUMKAN IDENTITAS DI KEMASAN BANTUAN SOSIAL   KEMENDIKBUD LARANG PENYELENGGARAAN PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH SECARA LANGSUNG   MENDAGRI MINTA KEPALA DAERAH KENALKAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU DENGAN PENDEKATAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL   KEMENKES TETAPKAN BATASAN BIAYA TERTINGGI “RAPID TEST” RP 150.000 UNTUK PASIEN MANDIRI   PT JAKARTA PROPERTINDO OPTIMISTIS REVITALISASI PUSAT KESENIAN TAMAN ISMAIL MARZUKI SELESAI 2021   KLAIM SUDAH BERDAMAI DENGAN SENIMAN, PT JAKARTA PROPERTINDO LANJUTKAN REVITALISASI TAMAN ISMAIL MARZUKI   POLRI AKAN BERKOORDINASI DENGAN KEJAKSAAN AGUNG TERKAIT PENANGANAN KASUS MARIA PAULINE LUMOWA   DITPOLAIRUD POLDA BALI TANGKAP 7 PELAKU PERDAGANGAN PENYU HIJAU YANG DILINDUNGI   HASIL SURVEI LITBANG KOMPAS: 69,6 PERSEN SETUJU “RESHUFFLE” MENTERI KABINET KERJA   KAPOLRESTABES MEDAN SITA ALAT KONTRASEPSI DAN SEJUMLAH UANG DARI PENANGKAPAN SELEBRITAS HH   POLDA METRO JAYA SEBUT 19 KORBAN KEJAHATAN SEKSUAL WNA PERANCIS, FAC, SUDAH DIKETAHUI IDENTITASNYA   KETUA KOMNAS PEREMPUAN ANDY YENTRIYANI: TIDAK ADA ALASAN BAGI DPR MENUNDA PENGESAHAN RUU PKS