Kompas TV kg media

KG Media Hadirkan Diskusi Publik Gagas RI , Kupas Gagasan Para Pemikir Besar Indonesia

Selasa, 7 Februari 2023 | 20:56 WIB
kg-media-hadirkan-diskusi-publik-gagas-ri-kupas-gagasan-para-pemikir-besar-indonesia
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (kiri) menyampaikan gagasannya dalam diskusi Gagas RI di Menara Kompas, Jakarta, Senin (30/1/2023) malam. (Sumber: Kompas/Rony Ariyanto Nugroho)
Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Purwanto

JAKARTA, KOMPAS.TV - KG Media menginisiasi forum diskusi publik “Gagas RI” yang disediakan untuk para pemikir Indonesia yang memiliki gagasan besar mengenai keIndonesiaan.

Melalui Gagas RI ini, berbagai diskusi akan dihadirkan, mulai dari topik agama, kemanusiaan, sains dan teknologi, ekonomi, budaya, pendidikan, sosial, dan segala hal yang menyentuh kehidupan masyarakat Indonesia.

Forum ini dihadirkan sebagai bentuk ruang publik untuk membicarakan gagasan tentang Indonesia yang semakin bergeser. CEO KG Media Andy Budiman mengatakan, Indonesia lahir dari gagasan besar para founding father sehingga ruang-ruang serupa perlu dihadirkan.

Baca Juga: Kunjungi Kompas Gramedia, Menteri PAREKRAF Sandiaga Uno: Luar Biasa Inovasi & Digitalisasi KG Media

“Atas dasar keprihatinan itu, KG Media ingin menghadirkan kembali ruang itu untuk memberi kesempatan kepada setiap anak bangsa yang memiliki gagasan besar tentang Indonesia untuk tampil dan menyampaikan ide-ide mereka tentang Indonesia,” kata Andy Budiman di Jakarta, Selasa (7/2/2023). 

Panggung Gagas RI ini merupakan representasi pemikiran pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama. Andy mengatakan, Jakob menilai Kompas Gramedia tak hanya sekadar perusahaan, tetapi ruang tumbuhnya Indonesia kecil yang bhineka.

“Pak Jakob sering bercerita, dia dan Pak Ojong (PK Ojong), membangun Kompas Gramedia bukan pertama-tama dengan modal uang, tapi dengan cita-cita. Mereka berdua punya mimpi dan cita-cita yang sama tentang Indonesia sebagai rumah bagi semua orang dengan berbagai latar belakang.”

“Demikianlah, Kompas Gramedia juga merupakan Indonesia kecil bagi semua orang. Perusahaan ini dibangun dengan pondasi idealisme untuk memberi kontribusi gagasan tentang membangun Indonesia untuk semua,” tutur Andy.

Baca Juga: KG Media Bangun Sekolah Darurat untuk Anak-anak Korban Gempa Cianjur

Dari 270 juta penduduk Indonesia, Andi yakin ada banyak kepala dengan gagasan besar untuk Indonesia.

Episode perdana Gagas RI telah berlangsung di studio 1 Kompas TV, Menara Kompas, Jakarta, Senin (30/1/2022). Tema yang diangkat adalah Agama dan Kemanusiaan. Tema ini ingin mengudar gagasan bagaimana kontribusi agama dalam memanusiakan manusia. 

Pembicara utama adalah Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf yang akrab disapa Gus Yahya. Pemandu diskusi adalah pemikir kebhinekaan Mukidi Mulyadi. 

Baca Juga: Gandeng The Trade Desk, KG Media Manfaatkan Unified ID 2.0 untuk Kemanan dan Kenyamanan Pengguna

Tiga panelis dihadirkan untuk menanggapi pemikiran Gus Yahya: Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Franz Magnis Suseno, pengajar Universitas Paramadina Abdul Malik Gismar, dan pendakwah populer dari kalangan milenial Habib Husein Ja’far.  

Seperti apa diskusinya? Simak tayangannya di Moview, Senin, 6 Februari 2023.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x