Kompas TV entertainment lifestyle

Terungkap, Studi Sebut Orang yang Merasa Kurang Menarik Cenderung Tetap Pakai Masker usai Covid-19

Selasa, 7 Februari 2023 | 18:05 WIB
terungkap-studi-sebut-orang-yang-merasa-kurang-menarik-cenderung-tetap-pakai-masker-usai-covid-19
Ilustrasi perempuan mengenakan masker di tempat umum. (Sumber: Freepik)
Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Vyara Lestari

JAKARTA, KOMPAS.TV - Studi dari Korea Selatan menemukan bahwa orang yang merasa kurang menarik cenderung tetap memakai masker di era pasca-pandemi Covid-19. 

Studi yang dipublikasikan di Frontiers Psychology itu menunjukkan, 4 dari 10 orang Amerika masih memilih untuk memakai masker meski sudah tidak diwajibkan. Mereka mengaku memakai masker untuk menutupi wajah mereka, selain untuk mencegah tertular virus.

Peneliti dari Seoul National University melakukan tiga eksperimen yang dilakukan pada orang Amerika dari Amazon Mechanical Turk, situs crowdsourcing untuk bisnis.

Baca Juga: Yuk Biasakan Berjalan Kaki! Studi Ungkap Berjalan Kaki dengan Cepat Baik untuk Kesehatan Otak

Hasil dari penelitian ini mengungkapkan, saat ini masker tidak hanya berperan sebagai bentuk perlindungan diri saja.

"Temuan kami menunjukkan bahwa penggunaan masker dapat berubah dari tindakan perlindungan diri selama pandemi Covid-19 menjadi taktik presentasi diri di era pasca-pandemi,” kata salah satu peneliti, seperti dikutip dari Evie Magazine.

Terdapat sebanyak 442 orang yang tergabung dalam eksperimen tersebut, 44 persennya adalah laki-laki dan sisanya perempuan. Rata-rata usia yang tergabung adalah 33 tahun.

Sebagian dari mereka diberitahu akan pergi ke wawancara kerja dan sebagian yang lain akan mengajak jalan-jalan seekor anjing.

Baca Juga: 5 Rebusan Daun yang Dapat Mencegah Penyakit Kanker

Masing-masing peserta diberi dua pertanyaan, “Dalam skenario ini, apakah menurut Anda orang lain akan menganggap Anda lebih menarik dengan masker?" dan "Seberapa besar keinginan Anda untuk membuat kesan pertama yang baik pada orang lain?".

Responden yang akan pergi ke wawancara kerja lebih mementingkan bagaimana masker akan mengubah penampilan mereka, apakah menjadi lebih menarik atau kurang menarik.

Sebelum responden diminta membayangkan sebuah skenario, mereka harus menilai daya tarik wajah masing-masing. Setelahnya, mereka akan diberikan pertanyaan lanjutan.

Pertanyaan tersebut adalah: “Menurut Anda, apakah pewawancara akan melihat Anda lebih menarik dengan masker?” dan "Jika memakai masker adalah opsional dalam sesi wawancara ini, apakah Anda akan memakai masker selama wawancara perusahaan?".

Baca Juga: Tanpa Disadari, 5 Kebiasaan Ini Jadi Faktor Risiko Kanker Payudara, Apa Saja?

Hasilnya, responden yang merasa diri mereka menarik, menyebutkan bahwa masker tidak membuat penampilan mereka lebih baik.

Sementara, responden yang merasa diri mereka kurang menarik, mengakui bahwa masker membuat penampilan terlihat lebih kompeten dan mereka akan memakai masker untuk wawancara.


 

 


Sumber : Evie Magazine

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x