Kompas TV regional peristiwa

Jerit Keluarga Selvi, Korban Tabrak Lari Diduga Rombongan Pejabat Dikawal Polisi, Minta Usut Pelaku

Kamis, 26 Januari 2023 | 07:06 WIB
jerit-keluarga-selvi-korban-tabrak-lari-diduga-rombongan-pejabat-dikawal-polisi-minta-usut-pelaku
Ilustrasi kecelakaan. Kasus rombongan pejabat dikawal polisi duga tabrak lari mahasiswi, keluarga korban menjerit dan menangis, minta pelaku diusut (Sumber: Tribunnews.com/Net)
Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Gading Persada

CIANJUR, KOMPAS.TV - Yayan Sopian (47), ayah kandung korban tabrak lari diduga dilakukan rombongan pejabat yang dikawal polisi menyebut, putrinya Selvi Amelia Nuraini yang tewas dalam kecelakaan itu sedang berjalan menuju kampus.

Selvi adalah mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Suryakancana (Unsur) semester awal dan waktu itu sedang menaiki motor dari arah Bandung menuju Cianjur, tempat kampusnya berada. 

Yayan lantas membenarkan anaknya yang diduga menjadi korban tabrak lari saat perjalanan menuju kampusnya.

Yayan pun yakin, Selvi jadi tabrak lari rombongan pejabat yang dikawal polisi pada sore itu, Rabu (25/1/2023) lantaran ia sudah berbincang dengan saksi mata di sekitar lokasi. 

"Selvi ini diperkirakan sedang di perjalanan menuju kampus karena ada kuliah sore," kata Yayan, Rabu (25/1) dilansir Tribun Jabar. 

Baca Juga: Kronologi Mahasiswi Diduga Jadi Korban Tabrak Lari Rombongan Pejabat Versi Polri, Sebut Ada Penyusup

Ia dan keluarga berharap, agar polisi tindaklanjut penanganan ungkap dalang pelaku yang membuat putrinya tewas. 

"Saya ingin kasus ini segera terungkap dan menginginkan ada itikad baik dari pelaku minimal minta maaf dan mendatangi biar kami tenang sekeluarga," ujarnya.

Sementara itu Eva Fatimah (36) bibi korban mengaku, pihak keluarga mengikhlaskan kematian Selvi.

Namun, lanjutnya, keluarga besar korban berharap agar kasus ini tetap diusut tuntas.

"Kita hanya ingin kasus ini diusut tuntas siapapun pelakunya, mau anggota polisi atau bukan," sambung Eva Fatimah.

Baca Juga: Viral Mahasiswi Diduga Ditabrak Rombongan Polisi, Kapolri Turun Tangan

Sebelumnya sepert diberitakan KOMPAS.TV,  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberi perhatian dan bakal cek kasus ini usai dapat laporan di media sosial.

Adapun Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengungkapkan kronologi pejabat diduga tabrak lari mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Suryakancana (Unsur), Selvi Amelia Nuraini, yang diduga.

AKBP Doni mengatakan, kecelakaan tersebut bermula saat Selvi yang tengah mengendarai motornya melaju dari arah Bandung menuju Cianjur.

Tiba-tiba, Selvi menabrak angkot yang melaju searah di depannya.

Akibatnya, motor jatuh ke kiri, sementara Selvi terjatuh ke kanan di jalur pengendara.

“Pada saat bersamaan, melintas kendaraan yang diduga menjadi penyebab kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, yaitu kendaraan yang masih kami dalami pemiliknya,” kata Doni, Rabu (25/1) sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Berdasarkan keterangan saksi dan bukti CCTV, Doni membenarkan bahwa ada kejadian kecelakaan yang membuat pengendara motor meninggal dunia.

Selvi tewas dengan luka di kepala dan masih menggunakan helm yang terkunci.

Setelah ditelusuri, pelaku diketahui menggunakan kendaraan sedan warna hitam merk Audi jenis A8.


Sumber : Kompas TV/Tribun Jabar/Kompas.com

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x