Kompas TV regional peristiwa

Bocah 8 Tahun di Malang Hilang Terbawa Arus Selokan saat Mengambil Sandal yang Tercebur

Kamis, 26 Januari 2023 | 04:55 WIB
bocah-8-tahun-di-malang-hilang-terbawa-arus-selokan-saat-mengambil-sandal-yang-tercebur
Petugas mencari bocah perempuan berusia 8 tahun, NU, yang diduga terbawa arus selokan saat hendak mengambil sandalnya yang terjatuh ke dalam selokan tersebut, Rabu (25/1/2023). (Sumber: Dok Polsek Singosari via Kompas.com)

MALANG, KOMPAS.TV - Seorang bocah berusia 8 tahun, NU, diduga terbawa arus selokan saat hendak mengambil sandalnya yang terjatuh ke dalam selokan tersebut, Rabu (25/1/2023).

Peristiwa itu terjadi di selokan di kawasan Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Kapolsek Singosari Kompol Achmad Robial, mengatakan, hanyutnya NU yang merupakan warga Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, tersebut berawal ketika korban melintas bersama sang ibu.

Saat itu, kata dia, NU dibonceng oleh ibunya, Siti Maysaroh naik sepeda motor melintasi jembatan di kawasan tersebut.

"Saat melintasi jembatan itu, sepeda motor yang ditumpanginya mogok di tengah-tengah jalan," ungkapnya melalui pesan singkat, Rabu, dikutip Kompas.com.

Baca Juga: Hanyut Di Laut Selama 6 Jam, Korban Diselamatkan Kapal Fery Yang Melintas

Sang ibu kemudian turun dari sepeda motor dan mendorong kendaraan tersebut ke tepi jalan di samping selokan.

Saat itu ia sudah melarang korban untuk ikut turun karena usianya masih kecil sekaligus debit air sedang naik.

"Namun korban tetap nekat turun dan memilih berjalan kaki.”

“Sesampainya ditepi jalan, sandal korban lepas dan jatuh ke dalam selokan. Spontan korban hendak mengambil sandalnya itu, namun ia justru turut tercebur ke dalam selokan itu," terangnya.

Melihat anaknya tercebur ke selokan, Maysaroh yang sedang menuntun sepeda motor itupun kaget dan berteriak.

Teriakan Maysaroh pun menarik perhatian warga setempat untuk datang ke TKP.

Baca Juga: Pengendara Motor Tewas Tercebur Sungai

"Salah satu warga kemudian melapor ke Polsek Singosari," ujarnya.

Hingga saat ini proses pencarian masih berlangsung olah tim gabungan Polsek Singosari, Basarnas, Palang Merah Indonesia, relawan bencana, dan warga setempat.

"Pencarian dilakukan dengan cara menyisir sepanjang jalur selokan," ujarnya.


 


Sumber : Kompas.com

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x