Kompas TV internasional krisis rusia ukraina

Sekjen NATO Janji Tak Akan Perangi Rusia: Kami Cuma Bantu Ukraina

Rabu, 25 Januari 2023 | 19:51 WIB
sekjen-nato-janji-tak-akan-perangi-rusia-kami-cuma-bantu-ukraina
Ilustrasi. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berbicara selama konferensi pers setelah pertemuan para menteri pertahanan NATO di markas NATO di Brussels, Kamis, 13 Oktober 2022. (Sumber: AP Photo/Olivier Matthys)
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Purwanto

BRUSSEL, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyatakan bahwa aliansi itu tidak akan menjadi pihak yang terlibat dalam perang Rusia-Ukraina. TASS mengutip keterangan Soiltenberg dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman, Die Welt yang dipublikasikan pada Rabu (25/1/2023).

Stoltenberg menekankan bahwa pihaknya sekadar membantu Ukraina, tidak dengan cara mengirimkan pasukan dan pesawatnya. Ia berjanji aliansi yang beranggotakan Jerman hingga Amerika Serikat (AS) itu tidak akan memerangi Rusia.

Politikus asal Norwegia itu menyebut NATO mengirimkan perlengkapan militer ke Ukraina sebagai penghomatan terhadap hak Kiev untuk mempertahankan diri yang dilindungi Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kata Stoltenberg, NATO berhak mendukung upaya Kiev melindungi kedaulatan.

Baca Juga: Jika Aksesi Swedia Diblokir Turki, Finlandia Pertimbangkan Gabung NATO Sendiri?

Meskipun telah mengirimkan bantuan, termasuk tank tempur utama modern yang sedianya akan dikirimkan dalam waktu dekat, Stoltenberg menekankan bahwa aliansinya tidak akan mengirim pasukan atau pesawat tempur ke Ukraina.

Terkait penambahan kekuatan di Eropa Timur, Stolltenberg menyebutnya sebagai tindakan untuk menyadarkan Rusia bahwa NATO akan mempertahankan setiap wilayah negara anggota.

Di lain sisi, Stoltenberg menyebut aliansi itu akan menambah target anggaran belanja pertahanan hingga dua persen dari total belanja negara anggota. Rencana itu kemungkinan disetujui ketika konferensi NATO di Vilnius, Lituania pada Juli mendatang.

"Saya mengira itu akan menjadi target yang lebih ambisius dibanding sebelumnya, karena semua orang melihat kami perlu berinvestasi lebih banyak," kata Stoltenberg kepada Die Welt via Independent. 

Sementara Rusia, via Independent, sebelumnya menyebut langkah Jerman mengirimkan bantuan itu sebagai strategi provokasi lain Washington untuk mengalahkan Moskow.

Baca Juga: Sekutu Putin: Perang Ukraina Sejatinya Konfrontasi Militer Rusia vs NATO

 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x