Kompas TV nasional peristiwa

Bukan Kelaparan, Dokter Forensik Sebut Satu Keluarga di Kalideres Makan 3 Hari sebelum Tewas

Jumat, 9 Desember 2022 | 17:01 WIB
bukan-kelaparan-dokter-forensik-sebut-satu-keluarga-di-kalideres-makan-3-hari-sebelum-tewas
Kepala Departemen Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Ade Firmansyah Sugiharto. (Sumber: Kompas TV)
Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Edy A. Putra

JAKARTA, KOMPAS. TV - Satu keluarga yang berjumlah empat orang di Perumahan Citra Garden 1, Kalideres, Jakarta Barat, tewas bukan karena mengalami kelaparan.

Dari keempat korban yang ditemukan tewas tersebut, dua di antaranya terdeteksi sempat makan tiga hari sebelum ditemukan tewas.

Baca Juga: Ibu dari Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres Ternyata Sempat Konsumsi Obat Kanker Payudara

Kepala Departemen Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Ade Firmansyah Sugiharto mengatakan kedua korban yaitu Budiyanto Gunawan dan Dian Febbyana, sempat makan terlebih dahulu sebelum meninggal.

Sebab, pada jasad kedua korban ditemukan adanya feses. Ade menjelaskan, ketika seseorang makan maka selama 1 sampai 2 menit makanan tersebut masuk ke lambung.

Kemudian, makanan itu keluar dari lambung butuh waktu selama 6 sampai 8 jam.

Selanjutnya, makanan tersebut masuk ke usus halus, lalu masuk ke dalam usus besar dalam kurun waktu hingga 5 sampai 10 jam.

Sisanya akan dibuang saat buang air besar selama kurun waktu 1 sampai 3 hari.

“Kita bisa menyatakan bahwa yang bersangkutan atau almarhum Budiyanto dan almarhum Dian telah makan setidaknya tiga hari sebelum yang bersangkutan meninggal dunia,” kata Ade dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat (9/12/2022).

Baca Juga: Ini Perlengkapan Ritual yang Ditemukan Polisi di Rumah Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres

Setelah itu, Ade mengatakan, pihaknya kemudian menganalisis feses tersebut dan ditemukan ada kandungan karbohidrat dan serat. 

Dengan demikian, besar kemungkinan kedua korban Budiyanto dan Dian sempat makan nasi, roti atau sayur-sayuran.

"Ditemukannya karbohidrat dan serat pada analisa feses pada bapak Budiyanto dan Dian itu sudah menyingkirkan asumsi bahwa mereka berdua meninggal dunia karena kelaparan," ujarnya.

Sebelumnya, empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumahnya, Perumahan Citra Garden 1, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis, 10 November 2022.

Jasad satu keluarga yang telah membusuk itu ditemukan pertama kali oleh warga setempat yang terganggu dengan bau tak sedap atau busuk di permukimannya.


Baca Juga: Temukan Mantra hingga Kemenyan, Polisi Duga Ada Ritual Terkait Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres

Adapun keempat jasad yang ditemukan itu masing-masing bernama Rudyanto Gunawan (71) yang ditemukan dalam posisi tertidur di atas kasur di kamar belakang.

Kemudian, istri Rudyanto bernama Margaretha Gunawan (68) yang ditemukan di kamar depan dalam posisi tertidur di atas kasur. 

Lalu, di kamar yang sama juga ditemukan jasad anak dari Rudyanto-Margaretha bernama Dian (40), tetapi letaknya di lantai.

Terakhir, adalah ipar dari Rudyanto bernama Budyanto Gunawan yang ditemukan dalam posisi telentang di sofa ruang tamu.

Kematian keempatnya menjadi misterius karena tak ada tanda kekerasan pada jasad mereka.

Baca Juga: Temukan Mantra hingga Kemenyan, Polisi Duga Ada Ritual Terkait Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres

 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x