Kompas TV regional kriminal

Pembunuh 3 Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Papua Disebut KKB Pimpinan Nason Mimin

Rabu, 7 Desember 2022 | 05:15 WIB
pembunuh-3-tukang-ojek-di-pegunungan-bintang-papua-disebut-kkb-pimpinan-nason-mimin
Aparat keamanan TNI-Polri dibantu masyarakat Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa (6/12/2022), mengevakuasi jenazah tiga tukang ojek yang meninggal akibat ditembak KKB. (Sumber: ANTARA/HO-Polres Pegunungan Bintang)
Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Hariyanto Kurniawan

PEGUNUNGAN BINTANG, KOMPAS.TV - Pihak kepolisian telah mengidentifikasi pembunuh tiga tukang ojek di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Senin (5/12/2022) kemarin.

Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengungkapkan pelaku pembunuhan terhadap ketiga korban itu diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Nason Mimin.

Baca Juga: Kesedihan Irfan Widyanto, Peraih Adhi Makayasa Jadi Terdakwa Obstruction of Justice Kasus Brigadir J

Cahyo menjelaskan ketiga korban masing-masing bernama La Usu(25), Amanzani (42) atau La Aman, dan La Tari, dibunuh dengan cara ditembak. 

"Memang kami menduga penembakan itu dilakukan oleh KKB pimpinan Nason Mimin," kata Cahyo dikutip dari ANTARA, Selasa (7/12/2022).

Menurut Cahyo, lokasi penyerangan terhadap ketiga tukang ojek itu terjadi di sekitar pembakaran alat berat milik PT DHR yang dilakukan bulan September 2022 lalu.

Selain korban tewas, lanjut Cahyo, ada juga korban selamat yaitu masing-masing bernama Rizal, Albijalil serta Laronu. Mereka selamat setelah diamankan penduduk Kampung Mangabib.

Baca Juga: Reaksi Panglima TNI soal Anggota Kopassus Tewas Dianiaya Senior karena Dituduh Jual Amunisi ke KKB

Lebih lanjut, ketika ditanya evakuasi terhadap jenazah dan korban yang selamat, Cahyo mengaku, saat ini evakuasi sudah selesai dilakukan. Jenazah ketiga korban sudah berada di RSUD Oksibil.

Selain melakukan evakuasi, anggota juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Proses olah TKP berlangsung aman.

Cahyo menambahkan ketiga jenazah dijadwalkan pada Rabu (7/12/2022) akan dievakuasi ke Jayapura. Selanjutnya, jenazah diterbangkan ke Kendari untuk dimakamkan di kampung halamannya di Muna, Sulawesi Tenggara.

Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua dilaporkan membunuh tukang ojek yang mangkal di pangkalan Kali Digoel, Distrik Oksem, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.

Baca Juga: Terungkap, Otak Penyerangan KKB yang Membunuh 11 Warga Sipil di Nduga Ternyata Pecatan TNI

Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan peristiwa pembunuhan dua tukang ojek itu terjadi pada Senin (5/12/2022).

"Pembunuhan yang terjadi Senin (5/12) itu dilaporkan oleh salah satu tukang ojek," kata AKBP Cahyo saat dihubungi dari Jayapura, Papua, Selasa (6/12/2022).

Cahyo menjelaskan, pihak kepolisian mengetahui adanya kejadian pembunuhan itu setelah menerima laporan dari saksi bernama La Sambo yang berprofesi sebagai tukang ojek juga.

Dari keterangan La Sambo, Cahyo menjelaskan, awalnya saksi bersama rekannya sekitar pukul 12.00 WIT menuju pangkalan kali Okse, Distrik Oksebang.

Baca Juga: Polisi Telusuri Dana Ratusan Juta Pembelian 615 Amunisi dari Oknum TNI untuk KKB Egianus Kogoya

Ketika itu, kata Cahyo, saksi sempat singgah di SMP Bulangkop. Terlihat tukang ojek lainnya bernama La Ati mendahuluinya menuju pangkalan kali Okse.

Lalu pada pukul 14.00 WIT, kata Cahyo, sekitar 20 meter dari pangkalan kali Digoel, saksi La Sambo bertemu kelompok kriminal bersenjata.

Menurut Cahyo, saksi La Sambo melihat kelompok bersenjata itu membawa dua pucuk senjata laras panjang. Saksi pun kemudian memilih memutar balik.

Namun, tak lama kemudian saksi mendengar bunyi tembakan sebanyak tiga kali. Ia pun langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke polisi.

Baca Juga: KKB Tembak Pesawat Sam Air di Bandara Kenyam, Seluruh Awak Kocar-kacir Menyelamatkan Diri

"Tak lama terdengar bunyi tembakan tiga kali hingga saksi langsung menuju ke Oksibil untuk melaporkan insiden itu ke Polres," kata Cahyo.


Sumber : Antara

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x