Kompas TV video vod

Kesaksian Warga saat Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas: Tiba-tiba Gelap Gulita, Kami Panik!

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:15 WIB
Penulis : Dea Davina

LUMAJANG, KOMPAS.TV - Polisi melakukan evakuasi setelah adanya luncuran awan panas Gunung Semeru.

Evakuasi dilakukan agar warga terhindar dari tampak bahaya awan panas.

Anggota Polsek Pasirian, Lumajang, membantu mengevakuasi warga.

Tebalnya kepulan abu erupsi Gunung Semeru, membuat polisi kesulitan mengevakuasi warga.

BPBD menyatakan luncuran awan panas Semeru sempat mencapai jarak 13 kilometer.

Kepanikan warga juga terjadi di lokasi pengungsian saat abu vulkanik dirasakan warga di posko pengungsian, tepatnya di Balai Desa Penanggal.

Warga berhamburan menuju daerah yang lebih aman.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, BNPB Sebut 1.979 Orang Mengungsi

Tim gabungan TNI-Polri dan Satpol PP, bersiaga di beberapa lokasi.

Awan panas Gunung Semeru, mulai menyelimuti permukiman warga di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.

Semburan awan panas mengarah ke Besuk Kobokan. 

Visual awan panas ini terjadi pada Minggu (04/12) siang tadi.

Inilah suasana saat hujan abu melanda sejumlah daerah yang ada di dekat lereng Gunung Semeru.

Warga yang semula tidak mau dievakuasi, mereka kemudian diminta untuk dievakuasi.

Proses evakuasi pun menggunakan kendaran truk maupun pick up oleh tim gabungan.

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati saat berkunjung ke pos pemantau Semeru, meminta warga yang berada di radius 15 kilometer dari kawah Gunung Semeru segera mengungsi.

Jika tidak, akan segera dievakuasi petugas gabungan.
 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x